Majelis Taklim AMTAS Gelar Pengajian Rutin, Penyuluh Agama Islam Medan Area Kupas Surah At-Takatsur

Medan (Humas) — Majelis Taklim AMTAS, komunitas alumni SMA Negeri 5 di wilayah Medan, menggelar pengajian rutin yang berlangsung di Masjid Al Amin pada Jumat, 12 Desember 2025. Kegiatan ini menghadirkan Al Ustadz Amri S.HI, Penyuluh Agama Islam Medan Area, sebagai penceramah utama dengan tema “Mendalami Surah At-Takatsur.”

Pengajian ini menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan masyarakat serta memperkuat peran penyuluh agama dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an di tingkat komunitas. Dalam ceramahnya,  Amri menjelaskan bahwa Surah At-Takatsur merupakan peringatan bagi manusia agar tidak lalai oleh urusan dunia.

“Ayat ini mengingatkan kita bahwa kesibukan mengejar harta, jabatan, dan pujian sering membuat manusia lupa mempersiapkan bekal untuk akhirat. Surah ini adalah tamparan lembut agar kita menata ulang prioritas hidup,” ujar Amri di hadapan jamaah.

Beliau juga menyampaikan bahwa pesan Surah At-Takatsur sejalan dengan kebutuhan masyarakat saat ini yang dihadapkan pada berbagai distraksi dunia modern.

“Kita diajak untuk lebih banyak merenung, memperbaiki akhlak, serta memperkuat ibadah sebelum datangnya kematian yang pasti,” tambahnya.

Amri dikenal aktif menyampaikan ceramah tematik berbasis Al-Qur’an di berbagai kegiatan keagamaan. Sebelumnya, ia membawakan kajian “Meredam Murka Allah” berdasarkan Surah Al-A’raf ayat 96. Sebagai penyuluh agama yang bertugas di Kementerian Agama Kota Medan, beliau berperan dalam memberikan bimbingan ibadah, pendampingan rohani, serta penguatan pemahaman keagamaan masyarakat.

Pengajian rutin AMTAS turut mempererat hubungan antaralumni SMA Negeri 5 dan komunitas sekitar Masjid Al Amin. Kegiatan ini sekaligus mendukung program pembinaan majelis taklim yang menjadi bagian dari tugas Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.

Ketua Majelis Taklim AMTAS mengapresiasi kehadiran penyuluh agama dalam kegiatan ini.

“Materi yang disampaikan Ustadz Amri sangat menyentuh dan relevan dengan kondisi jamaah. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus menghidupkan majelis ilmu di lingkungan alumni,” ujarnya.

Melalui pengajian ini, jamaah diharapkan dapat memperdalam pemahaman terhadap ayat-ayat Al-Qur’an sekaligus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran penyuluh agama juga diharapkan terus memperkuat sinergi antara Kementerian Agama dan komunitas masyarakat dalam membangun peradaban umat berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *