Penyuluh Agama Kristen Mendoakan Pasien dengan Sentuhan Kasih dari Tuhan

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan pelayanan rohani berupa pendampingan spiritual dan doa bagi pasien dan keluarga di Rumah Vina Estetica, Jalan Iskandar Muda No. 119, Kelurahan Sei Sikambing D, Kecamatan Medan Petisah, Senin (15/12/2025).

Kegiatan pelayanan rohani ini dipimpin oleh Frensa Hasugian, didampingi oleh Rudi Nainggolan dan Andyra Parhusip. Kehadiran para penyuluh bertujuan untuk memberikan penguatan iman, penghiburan, serta motivasi spiritual kepada pasien dan keluarga yang sedang menghadapi pergumulan kesehatan.

“Kami hadir untuk menguatkan iman dan mengingatkan bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya, bahkan di saat tubuh mengalami kerapuhan. Doa adalah ruang perjumpaan dengan kasih Tuhan yang memberi pengharapan dan damai sejahtera,” ujar Frensa Hasugian dalam pelayanan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, Penyuluh Agama Kristen mengedepankan pendekatan Ekoteologi, yaitu perspektif iman yang menekankan keterkaitan antara kesehatan manusia, spiritualitas, dan kelestarian lingkungan. Doa dan pendampingan tidak hanya berfokus pada kesembuhan fisik, tetapi juga pada kesadaran bahwa tubuh manusia merupakan bagian dari keseluruhan ciptaan Tuhan yang saling terhubung.

“Tubuh manusia adalah bait suci yang harus dijaga. Ketika kita merawat tubuh dan lingkungan dengan penuh tanggung jawab, kita sedang merawat kehidupan yang Tuhan percayakan kepada kita,” ungkap Rudi Nainggolan.

Melalui pendekatan tersebut, proses penyembuhan dimaknai sebagai upaya memulihkan harmoni, baik dalam diri manusia sebagai mikrokosmos maupun dalam relasinya dengan alam semesta sebagai makrokosmos. Para penyuluh mengajak pasien dan keluarga untuk merefleksikan pentingnya hidup selaras dengan kehendak Tuhan dan menjaga ciptaan-Nya.

Sementara itu, Andyra Parhusip menambahkan bahwa pelayanan rohani di fasilitas kesehatan memiliki peran penting dalam membangun ketenangan batin pasien.

“Kesembuhan tidak hanya menyentuh fisik, tetapi juga jiwa. Ketika hati dipenuhi damai sejahtera, harapan akan tumbuh dan kekuatan untuk pulih pun semakin besar,” tuturnya.

Pelayanan rohani ini menjadi wujud nyata kontribusi Penyuluh Agama Kristen Kota Medan dalam menghadirkan pelayanan yang menyentuh, kontekstual, dan transformatif. Melalui pendekatan Ekoteologi, Kementerian Agama Kota Medan menegaskan komitmennya untuk memperkuat iman umat sekaligus menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab menjaga lingkungan sebagai bagian dari panggilan iman Kristen. Diharapkan kegiatan ini menjadi sumber penghiburan dan refleksi tentang shalom, yakni kedamaian dan keutuhan hidup bagi manusia dan seluruh ciptaan Tuhan.

Bottom of Form

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *