Penyuluh Agama Islam Medan Barat Sampaikan Tausiyah Ahad Subuh di Masjid Baitul Ikhlas

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Barat, H. Abdullah Hakim, S.H.I., menyampaikan tausiyah Ahad Subuh di Masjid Baitul Ikhlas pada Ahad, 21 Desember 2025. Tausiyah tersebut mengangkat tema “Rajab: Bulan Introspeksi dan Awal Perjalanan Menuju Ramadhan” sebagai bagian dari upaya pembinaan umat yang berkelanjutan oleh Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama.

Dalam tausiahnya, Abdullah menjelaskan bahwa bulan Rajab merupakan salah satu bulan haram yang dimuliakan oleh Allah SWT, sehingga memiliki keutamaan khusus bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi diri. Ia menegaskan bahwa Rajab adalah momentum awal untuk memperbaiki niat, membersihkan hati, serta meningkatkan kualitas ibadah sebelum memasuki bulan Sya’ban dan Ramadhan. “Rajab adalah pintu awal perjalanan ruhani menuju Ramadhan, sehingga sangat penting bagi umat Islam mempersiapkan diri sejak dini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Abdullah mengajak jamaah untuk mengisi bulan Rajab dengan memperbanyak taubat dan istighfar, meningkatkan zikir dan shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ, memperbanyak doa, serta menggiatkan amal saleh dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, amalan-amalan tersebut akan menjadi bekal spiritual yang kuat dalam menyongsong bulan suci Ramadhan. “Jika Rajab dan Sya’ban kita isi dengan perbaikan diri, insyaallah Ramadhan akan kita jalani dengan iman yang lebih kuat dan ibadah yang lebih berkualitas,” tambahnya.

Tausiyah Ahad Subuh tersebut mendapat sambutan yang sangat antusias dari jamaah Masjid Baitul Ikhlas yang telah hadir sejak waktu Subuh. Jamaah mengikuti rangkaian tausiyah dengan khidmat dan penuh perhatian, terlihat dari keseriusan dalam menyimak materi serta respons positif terhadap pesan-pesan keagamaan yang disampaikan, sebagai wujud semangat untuk terus meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tausiyah kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan. Melalui doa tersebut, seluruh jamaah memohon kepada Allah SWT agar senantiasa diberikan keberkahan di bulan Rajab dan Sya’ban, serta dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, beriman, dan memiliki kesiapan ibadah yang optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *