Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah berikan pengajian kepada Jama’ah di Jl. Sampul

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Petisah, Heriansyah Harahap, M.Ag memberikan pengajian kepada Jama’ah di Jalan Sampul, Kecamatan Medan Petisah, pada Senin, 22 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan keagamaan rutin yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat.

Pengajian tersebut mengangkat tema “Shalat Tiang Agama”, yang menekankan pentingnya shalat sebagai ibadah utama dalam kehidupan seorang muslim. Tema ini dipilih untuk menguatkan kesadaran jama’ah akan kewajiban shalat serta perannya dalam membentuk akhlak dan kepribadian yang islami.

Dalam tausiyahnya, Heriansyah menjelaskan makna shalat sebagai tiang agama yang menjadi penentu tegaknya keislaman seseorang. Ia menguraikan bahwa shalat merupakan ibadah pertama yang akan dihisab di akhirat dan menjadi tolok ukur amal ibadah lainnya.

“Shalat adalah tiang agama. Jika shalatnya baik, maka baik pula seluruh amal perbuatannya. Namun jika shalatnya rusak, maka rusak pula amal yang lainnya,” ujar Heriansyah di hadapan jama’ah.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga shalat lima waktu tepat pada waktunya dan dilaksanakan dengan penuh kekhusyukan. “Shalat bukan sekadar kewajiban, tetapi kebutuhan ruhani yang dapat menenangkan hati dan mendekatkan diri kita kepada Allah SWT,” tambahnya.

Salah seorang jama’ah menyambut baik pelaksanaan pengajian tersebut dan mengaku mendapatkan motivasi baru. “Pengajian ini sangat mengingatkan kami untuk lebih disiplin dalam menjaga shalat dan memperbaiki kualitas ibadah kami sehari-hari,” ungkap salah satu jama’ah Jalan Sampul.

Melalui pengajian ini, diharapkan jama’ah semakin memahami kedudukan shalat dalam Islam serta terdorong untuk menjadikannya sebagai prioritas utama dalam kehidupan. KUA Kecamatan Medan Petisah berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan pembinaan keagamaan yang berkesinambungan demi terwujudnya masyarakat yang religius dan berakhlakul karimah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *