Melalui Bimluh di MT Al Ikhlas, PAI Medan Belawan Ajak Jamaah Tingkatkan Takwa

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam (PAI) Medan Belawan kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) di Majelis Taklim Al Ikhlas Blok 16, Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, pada Rabu, 31 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat pembinaan keagamaan masyarakat melalui majelis taklim sebagai pusat edukasi dan penguatan nilai-nilai Islam.

Kegiatan Bimluh dibuka oleh Ketua Majelis Taklim Al Ikhlas, Sritiar. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Penyuluh Agama Islam serta berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan jamaah. “Kami berharap Bimluh ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat dan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh jamaah,” ujarnya.

Materi penyuluhan disampaikan oleh Lela Hamidah, S.Ag., dengan mengangkat kajian Surat Al-Hasyr ayat 18. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa ayat tersebut mengandung perintah tegas agar setiap Muslim senantiasa bertakwa kepada Allah SWT dan melakukan muhasabah diri secara berkesinambungan. Muhasabah dimaknai sebagai proses introspeksi dan evaluasi terhadap amal perbuatan yang telah dilakukan, dengan membandingkan kualitas kebaikan hari ini dengan hari sebelumnya sebagai bekal menghadapi kehidupan akhirat yang pasti datang.

Lela menegaskan bahwa kesadaran akan pengawasan Allah SWT menjadi motivasi utama dalam memperbaiki diri. “Allah SWT Maha Mengetahui seluruh amal perbuatan manusia, baik yang dilakukan secara terang-terangan maupun yang tersembunyi. Karena itu, muhasabah harus menjadi kebiasaan harian agar kita terus memperbaiki kualitas iman dan amal saleh,” jelasnya. Ia juga mengajak jamaah untuk tidak menunda perbaikan diri dan senantiasa meningkatkan ketakwaan melalui ibadah, akhlak yang baik, serta kepedulian sosial.

Kegiatan Bimluh berlangsung dalam suasana yang khidmat dan penuh antusias. Jamaah mengikuti penyampaian materi dengan seksama dan interaktif, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap pembinaan keagamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai ketakwaan dan muhasabah diri dapat tertanam kuat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu membentuk pribadi Muslim yang lebih baik dan siap menghadapi kehidupan dunia dan akhirat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *