PAI Medan Belawan Laksanakan Bimluh di MT Ar Rahman, Perkuat Pemahaman Jamaah tentang Keutamaan Zikir

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Medan Belawan kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) sebagai bagian dari tugas pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Majelis Taklim Ar Rahman, Perumahan Angkatan Darat Unikampung, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, pada Senin 5 Januari 2025, dengan diikuti oleh jamaah majelis taklim secara tertib dan penuh antusias.

Kegiatan Bimluh diawali dengan pembukaan oleh Ketua Majelis Taklim Ar Rahman, Hj. Legaismi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Penyuluh Agama Islam serta menekankan pentingnya kegiatan pembinaan yang berkesinambungan. “Bimluh ini sangat bermanfaat bagi jamaah, karena materi yang disampaikan dapat menjadi bekal rohani dan diharapkan mampu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Legaismi.

Materi penyuluhan disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Medan Belawan, Lela Hamidah, S.Ag., dengan mengangkat tema kandungan Surah Al-Ahzab ayat 41 dan 42. Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan bahwa ayat tersebut merupakan perintah Allah SWT kepada orang-orang beriman untuk senantiasa memperbanyak zikir dan bertasbih kepada-Nya, khususnya pada waktu pagi dan petang, sebagai bentuk rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan.

Lebih lanjut, Lela menguraikan bahwa zikir tidak hanya bernilai sebagai ibadah lisan, tetapi juga berpengaruh besar dalam membentuk akhlak dan ketenangan batin seorang Muslim. Zikir yang dilakukan secara istiqamah akan membersihkan hati, menenangkan pikiran, serta melahirkan pribadi yang sabar, tawakal, dan senantiasa mengingat Allah SWT dalam setiap aktivitas kehidupan. “Zikir yang dilakukan secara istiqamah akan membersihkan hati dari dosa, menenangkan jiwa, serta mendekatkan hamba kepada Allah SWT, sehingga hidup menjadi lebih terarah dan penuh keberkahan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa kebiasaan memperbanyak zikir merupakan salah satu ciri keimanan yang sejati dan mencerminkan kedekatan seorang hamba dengan Allah SWT. Menurutnya, orang yang senantiasa berzikir akan lebih terjaga dalam sikap dan perbuatannya, serta memiliki keteguhan iman dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. “Allah SWT menjanjikan rahmat, ampunan, dan petunjuk-Nya bagi hamba yang senantiasa mengingat-Nya, dan inilah yang membedakan antara orang-orang beriman dengan golongan munafik,” tambahnya.

Kegiatan Bimluh berlangsung dalam suasana khidmat dan interaktif. Jamaah tampak serius menyimak materi, sesekali memberikan tanggapan dan pertanyaan yang menunjukkan tingginya minat serta pemahaman terhadap materi yang disampaikan. Diharapkan melalui kegiatan ini, jamaah Majelis Taklim Ar Rahman dapat membiasakan zikir dan tasbih sebagai bagian dari rutinitas harian, sehingga nilai-nilai keimanan semakin tertanam kuat dalam kehidupan bermasyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *