Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Baru kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) keagamaan melalui Bimbingan Rohani di RSU Mitra Sejati, Jalan Jenderal A. H. Nasution, Kecamatan Medan Johor, Selasa (6/1/2025).
Kegiatan bimbingan rohani ini mengangkat tema “Berharganya Nilai Sehat Setelah Merasakan Sakit”, yang disampaikan langsung oleh Penyuluh Agama Islam, Syahmuda Nasution, S.Ag. Tema tersebut dipilih sebagai bentuk refleksi spiritual bagi pasien, keluarga pasien, serta tenaga kesehatan agar senantiasa mensyukuri nikmat kesehatan dan mengambil hikmah dari ujian sakit yang dialami.
Dalam penyampaiannya, Syahmuda Nasution menekankan bahwa sakit bukan semata-mata musibah, melainkan juga bentuk kasih sayang Allah SWT untuk mengingatkan manusia akan keterbatasan dirinya. Melalui sakit, manusia diajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, meningkatkan kesabaran, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan jasmani dan rohani.
“Sering kali nilai sehat baru benar-benar terasa mahal ketika seseorang diuji dengan sakit. Maka Islam mengajarkan agar kita senantiasa bersyukur, menjaga kesehatan, dan menjadikan setiap ujian sebagai sarana meningkatkan keimanan,” ungkapnya.
Kegiatan bimbingan rohani ini disambut baik oleh pihak rumah sakit dan para peserta. Selain memberikan penguatan spiritual, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan optimisme, ketenangan batin, serta semangat untuk sembuh bagi para pasien.
Melalui program Bimluh ini, KUA Kecamatan Medan Baru terus berkomitmen menghadirkan layanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk di lingkungan fasilitas kesehatan, sebagai wujud peran aktif penyuluh agama dalam membangun ketahanan spiritual umat.

