Kupas Keutamaan Bulan Rajab dan Sya’ban PAI Medan Denai Gelar BIMLUH di Perwiritan Al-Hasanah

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Medan Denai kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (BIMLUH) pada Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Majelis Ta’lim Perwiritan Al-Hasanah yang berlokasi di Jalan Raya Menteng, Gang Sempurna, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, tepatnya di kediaman Dinda Limbong.

Kegiatan diawali dengan sambutan pembukaan oleh Ketua Pengajian Perwiritan Al-Hasanah, Hj. Sribowati. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kehadiran para Penyuluh Agama Islam serta antusiasme jamaah yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran para penyuluh. Kegiatan BIMLUH ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan keagamaan jamaah dan memperkuat semangat beribadah,” ungkapnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Khoiruz Zaman, S.H.I. Dalam penyampaiannya, ia mengulas secara mendalam tentang fadhilah bulan Rajab dan Sya’ban sebagai rangkaian bulan mulia yang menjadi momentum peningkatan kualitas ibadah umat Islam. Khoiruz menjelaskan bahwa bulan Rajab merupakan bulan untuk memperbaiki dan menegakkan shalat dengan sebaik-baiknya.

“Rasulullah SAW telah mengingatkan bahwa akan datang suatu masa, umat terlihat rajin shalat, tetapi sejatinya mereka tidak memahami shalat dengan benar karena kurangnya ilmu tentang shalat itu sendiri,” jelasnya di hadapan jamaah.

Sementara itu, ia menambahkan bahwa bulan Sya’ban dikenal sebagai bulan shalawat, karena pada bulan inilah Allah SWT menurunkan ayat Al-Qur’an yang memerintahkan umat Islam untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ. Ia menegaskan bahwa shalawat merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dan termasuk ibadah yang paling cepat diterima oleh Allah SWT sebagai wujud kecintaan dan penghormatan kepada Rasulullah ﷺ.

“Pada bulan Sya’ban turun ayat Al-Qur’an yang memerintahkan kita untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ. Shalawat adalah amalan yang paling cepat diterima oleh Allah SWT dibandingkan amalan lainnya,” tegas Khoiruz.

Kegiatan BIMLUH berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan. Sebagai penutup, acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Syaiful Akhyar, S.H.I. Dalam doanya, ia memohon keberkahan, ampunan, serta kemantapan iman bagi seluruh jamaah.

“Semoga Allah SWT menjadikan majelis ini sebagai wasilah turunnya rahmat dan menguatkan keimanan kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ucapnya saat menutup kegiatan.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama. Melalui kegiatan BIMLUH ini, PAI Medan Denai berharap jamaah semakin memahami keutamaan bulan-bulan mulia serta termotivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mengamalkan ajaran Islam secara lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *