Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan menggelar kegiatan Zikir, Doa, dan Tausiyah bersama Majelis Taklim Nusantara Bertasbih sebagai bagian dari pembinaan spiritual umat serta ikhtiar doa bersama untuk keselamatan bangsa. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Baiturridho, Rabu (7/1/2025).
Kegiatan tersebut diikuti oleh para Penyuluh Agama Islam Kota Medan dan jamaah Majelis Taklim Nusantara Bertasbih. Hadir di antaranya M. Iqbal, S.Ag., M.H, H. Syarifuddin Pasaribu, S.Sos.I, M.I.Kom, Mahmud Hasan Nasution, S.Th.I., M.Ag, Herian Sani, S.H., M.H, Wan Nurainun, S.Ag. serta Leli Marni Chaniago, S.H.I, Naziah Masruroh Sagala, S.H,I, M.Ag.
Zikir dan doa bersama berlangsung dengan khidmat, dilanjutkan dengan tausiyah yang menekankan pentingnya memperkuat keimanan, menjaga persatuan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan umat agar senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus mendoakan keselamatan dan kedamaian bangsa.
Salah satu Penyuluh Agama Islam, M. Iqbal menyampaikan bahwa zikir dan doa memiliki peran penting dalam membangun ketenangan batin masyarakat.
“Zikir dan doa bukan hanya ibadah personal, tetapi juga memiliki kekuatan sosial. Melalui kegiatan ini, kita memohon pertolongan Allah SWT agar bangsa dan negara senantiasa diberikan keselamatan, kedamaian, serta dijauhkan dari perpecahan,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, H. Syarifuddin Pasaribu menegaskan bahwa majelis zikir menjadi ruang pembinaan spiritual yang efektif bagi masyarakat.
“Pembinaan spiritual melalui zikir dan doa bersama sangat penting untuk menenangkan hati umat. Ketika iman kuat dan hati tenang, nilai toleransi, persatuan, dan kepedulian sosial akan tumbuh dengan sendirinya,” ungkapnya.
Sementara itu, Mahmud Hasan Nasution menekankan peran strategis Penyuluh Agama Islam sebagai pendamping umat di tengah masyarakat.
“Penyuluh Agama Islam hadir untuk memberikan pencerahan dan penguatan nilai-nilai keagamaan yang rahmatan lil ‘alamin. Melalui zikir dan tausiyah ini, kami ingin mengajak masyarakat agar semakin dekat dengan Allah SWT dan semakin cinta kepada bangsa dan negara,” jelasnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, M.A., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan peran aktif para Penyuluh Agama Islam dalam membina umat melalui kegiatan keagamaan yang menyejukkan.
“Penyuluh Agama Islam merupakan ujung tombak Kementerian Agama dalam pembinaan umat. Kegiatan zikir dan doa bersama ini menjadi ikhtiar spiritual kita untuk menjaga persatuan bangsa serta memperkuat moderasi beragama di tengah masyarakat,” tutur Impun Siregar.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan keagamaan yang melibatkan majelis taklim merupakan sarana efektif dalam membangun karakter masyarakat yang religius dan moderat.
“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar spiritual kita untuk menjaga persatuan dan ketenteraman bangsa, sekaligus memperkuat nilai-nilai moderasi beragama,” tambahnya.
Melalui kegiatan Zikir, Doa, dan Tausiyah bersama Majelis Taklim Nusantara Bertasbih ini, Kementerian Agama Kota Medan berharap dapat terus memperkuat spiritualitas umat, menumbuhkan harmoni sosial, serta mendoakan keselamatan dan keberkahan bagi bangsa dan negara.

