Medan (Humas) — Dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80, Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Baru Muhammad Khoir turut ambil bagian dalam kegiatan Short Course Teknik Memandu Pernikahan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI melalui platform MOOC PINTAR Kemenag.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Smart HAB yang digagas oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Keagamaan, Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Agama RI. Short course ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme penghulu, khususnya dalam teknik memandu prosesi akad nikah yang sakral, tertib, dan sesuai regulasi.
Salah satu penghulu peserta dari KUA Medan Baru Khoir menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. “Melalui short course ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang tata cara memandu akad nikah secara profesional, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga etika dan pelayanan,” ujarnya.
Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026, pukul 13.30 hingga 15.45 WIB, dengan metode berbagi pengetahuan melalui MOOC PINTAR serta Smart Class yang berlokasi di Lantai 2 Gedung Pendidikan Kampus Pusbangkom SDM Pendidikan dan Keagamaan, Jalan Ir. H. Juanda No. 37 Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
Peserta kegiatan ini diikuti oleh para penghulu, dengan prioritas kepada Penghulu PPPK dan CPNS yang belum memperoleh surat tugas pencatatan pernikahan. “Program ini menjadi bekal penting bagi penghulu baru agar siap menjalankan tugas secara optimal dan sesuai standar pelayanan Kementerian Agama,” ungkap salah satu panitia kegiatan.
Short course ini menghadirkan narasumber kompeten, Dr. H. Abdul Jalil, M.A., yang memberikan materi seputar teknik memandu pernikahan, etika penghulu, serta penguatan peran penghulu sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan di bidang pernikahan. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa “penghulu tidak hanya bertugas mencatat pernikahan, tetapi juga menjaga kesakralan, ketertiban, dan nilai-nilai keagamaan dalam setiap prosesi akad nikah.”
Keikutsertaan Penghulu KUA Medan Baru dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar pelayanan pernikahan kepada masyarakat semakin berkualitas, profesional, dan berintegritas,” tutup salah satu peserta, sejalan dengan semangat HAB Kemenag ke-80.

