Penyuluh Agama Kristen Medan Baru Laksanakan Bimbingan Rohani di Klinik Spesialis Jiwa dan Ketergantungan Obat

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Kristen Kecamatan Medan Baru, Sahat Hutasoit, M.Th., melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) keagamaan di Klinik Spesialis Jiwa dan Ketergantungan Obat Medan, Rabu (7/1/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Klinik Spesialis Jiwa dan Ketergantungan Obat, Jalan Bunga Sedap Malam VII, Medan, ini mengangkat tema “Peneguhan Iman dan Tetap Berpengharapan bahwa Pemulihan Akan Terjadi pada Waktunya.” Tema tersebut bertujuan memberikan penguatan rohani serta menumbuhkan harapan bagi para pasien yang tengah menjalani proses pemulihan kesehatan jiwa dan ketergantungan obat.


Dalam bimbingannya, Sahat Hutasoit menekankan bahwa iman memiliki peran penting sebagai sumber kekuatan batin dalam menghadapi berbagai pergumulan hidup. Ia mengajak para pasien untuk tidak larut dalam keputusasaan, melainkan tetap berpegang pada pengharapan kepada Tuhan dalam setiap proses yang dijalani.


“Pemulihan itu adalah sebuah proses yang memerlukan waktu, kesabaran, dan ketekunan. Namun, ketika kita tetap beriman dan berharap kepada Tuhan, maka penguatan dan pemulihan akan terjadi pada waktu-Nya yang terbaik,” ujar Sahat Hutasoit.


Melalui doa bersama, perenungan firman Tuhan, serta dialog pastoral yang penuh empati, kegiatan Bimluh berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan. Para pasien tampak antusias mengikuti kegiatan dan merasakan ketenangan serta motivasi baru untuk terus menjalani terapi yang sedang ditempuh.


Pihak Klinik SEMPAKATA menyambut baik kehadiran Penyuluh Agama Kristen Medan Baru dan berharap kegiatan pendampingan rohani seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Pendampingan spiritual dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pemulihan pasien secara holistik, baik secara fisik, mental, maupun rohani.


Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Penyuluh Agama Kristen Kecamatan Medan Baru dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di lingkungan pelayanan kesehatan, guna membangun kehidupan yang lebih bermakna dan penuh pengharapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *