Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah, Muhammad Zahid Nst, M.Ag melaksanakan kegiatan pengajian sekaligus pemberian santunan kepada anak-anak yatim di Yayasan An-Nafar pada hari Kamis, 08 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan sebagai wujud kepedulian terhadap anak-anak yatim serta upaya memperkuat nilai-nilai keislaman sejak dini.
Dalam pengajiannya, Muhammad Zahid Nst menyampaikan pentingnya menanamkan akidah yang kuat, akhlak mulia, serta semangat untuk terus belajar dan beribadah meskipun dalam kondisi keterbatasan. Ia menekankan bahwa anak-anak yatim merupakan amanah umat yang harus dijaga dan diperhatikan bersama.
“Anak-anak yatim adalah generasi penerus bangsa dan agama. Mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan pendidikan agama yang baik,” ujar Muhammad Zahid Nst dalam tausiyahnya.
Ia juga mengajak para anak yatim untuk tetap optimis menatap masa depan dan tidak merasa rendah diri. Menurutnya, banyak tokoh besar dalam sejarah Islam yang tumbuh sebagai anak yatim namun mampu memberikan kontribusi besar bagi umat dan peradaban.
“Jangan pernah merasa sendiri. Allah SWT selalu bersama orang-orang yang sabar, dan Rasulullah SAW memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yatim. Jadikan keadaan ini sebagai motivasi untuk menjadi pribadi yang kuat dan berakhlak mulia,” tambahnya.
Selain pengajian, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim An-Nafar. Santunan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan mereka serta menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dari Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah.
Perwakilan Yayasan An-Nafar menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan kepedulian Bapak Muhammad Zahid Nst. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.
Melalui kegiatan pengajian dan santunan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah berharap dapat menumbuhkan semangat keimanan, kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antara KUA dan masyarakat, khususnya dalam membina dan mendampingi anak-anak yatim agar tumbuh menjadi generasi yang beriman dan berdaya guna.

