Medan (Humas) Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Medan Marelan kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) pada Kamis, 8 Januari 2027. Kegiatan ini berlangsung di Majelis Taklim Nurul Iman, Simpang Kantor Medan Marelan, tepatnya di Jl. Ileng Marelan, dan diikuti oleh jamaah majelis taklim dalam suasana yang khidmat serta penuh kekhusyukan.
Bimluh kali ini menghadirkan Penceramah Puligong Siregar, S.Ag., yang mengangkat tema “Ridho atas Ketentuan Allah”. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya sikap ridho sebagai bentuk keimanan dan kepasrahan seorang Muslim dalam menerima setiap ketetapan Allah SWT, baik yang menyenangkan maupun yang dirasa berat. Menurutnya, ridho akan melahirkan ketenangan hati dan kekuatan spiritual dalam menjalani kehidupan.
Materi tersebut diperkuat dengan rujukan Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 216 yang menegaskan bahwa manusia kerap membenci sesuatu yang sebenarnya baik baginya, dan menyukai sesuatu yang justru berdampak buruk. Ayat ini menjadi pengingat bahwa setiap ketentuan Allah SWT selalu mengandung hikmah, meskipun tidak selalu dapat dipahami secara langsung oleh manusia. “Sebagai hamba Allah, kita diajarkan untuk bersyukur atas ketentuan yang baik dan bersabar atas ketentuan yang menurut kita buruk, karena boleh jadi di situlah Allah menyiapkan kebaikan yang besar bagi kita,” tutur Puligong dalam tausiyahnya.
Ia juga menambahkan bahwa sikap ridho bukan berarti pasrah tanpa usaha, melainkan tetap disertai ikhtiar yang sungguh-sungguh dalam menjalani kehidupan. Dengan ridho dan tawakal, setiap usaha yang dilakukan akan dilandasi keyakinan bahwa hasil akhirnya sepenuhnya berada dalam ketentuan dan kehendak Allah SWT. “Ridho adalah puncak keimanan, karena di dalamnya ada kepercayaan penuh bahwa Allah tidak pernah salah dalam menetapkan takdir bagi hamba-Nya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Nurul Iman, Nazmi Eliza, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Bimluh tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi jamaah dalam memperkuat keimanan dan menumbuhkan ketenangan batin. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, karena sangat membantu jamaah dalam memahami dan menyikapi berbagai ujian kehidupan dengan lebih bijaksana,” ujarnya.
Melalui kegiatan Bimluh ini, PAI Medan Marelan berharap nilai-nilai kesabaran, rasa syukur, dan tawakal kepada Allah SWT semakin tertanam dalam diri jamaah. Dengan bekal tersebut, masyarakat diharapkan mampu menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih ikhlas, tenang, dan penuh keimanan sesuai dengan tuntunan ajaran Islam.

