Medan (Humas) – Gerakan Pramuka Gugus Depan MIN 9 Medan kembali menghidupkan semangat kepanduan melalui kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami). Kegiatan yang berlangsung pada 17-18 Januari 2026 ini diikuti oleh siswa kelas IV, V, dan VI sebagai upaya mencetak generasi yang tangguh, religius, dan berjiwa sosial.
Kepala MIN 9 Medan Satri Matondang, MA, dalam sambutannya saat upacara pembukaan, menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka merupakan pilar penting dalam pendidikan karakter di luar kelas, “Persami adalah laboratorium kehidupan bagi siswa. Di sini mereka tidak hanya belajar tali-temali, tetapi belajar bagaimana memimpin, dipimpin, dan memecahkan masalah secara bersama-sama. Kami ingin lulusan MIN 9 memiliki mentalitas yang kuat dan mandiri,” ungkap beliau.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta didampingi oleh pembina pramuka dan guru-guru pendamping. Berbagai materi strategis diberikan untuk meningkatkan kecakapan hidup (life skills), antara lain: Pendidikan Karakter: Melalui simulasi kerja sama tim dalam penjelajahan. Kemandirian: Siswa diajarkan mengelola perlengkapan pribadi dan menjaga kebersihan lingkungan tenda tanpa bantuan orang tua.Spiritualitas: Kewajiban salat berjamaah tepat waktu dan zikir bersama sebagai cermin madrasah yang religius.
Suasana penuh khidmat terasa saat prosesi penyulutan api unggun pada Sabtu malam. Di bawah langit Medan, para peserta melingkari api sambil mengucapkan Dasa Darma Pramuka. Acara dilanjutkan dengan pentas seni yang menampilkan kreativitas siswa, mulai dari pembacaan puisi, yel-yel regu, hingga atraksi budaya.
Salah satu pembina Pramuka MIN 9 menyebutkan bahwa antusiasme tahun ini sangat luar biasa. “Setelah sekian lama, kami melihat kembali binar semangat di mata anak-anak saat belajar di alam terbuka. Ini membuktikan bahwa Pramuka masih menjadi kegiatan yang sangat diminati dan relevan,” tuturnya.
Kegiatan Persami diakhiri dengan upacara penutupan pada Minggu pagi dan di lanjutkan rekreasi bersama ke kolam renang Nabontar. Sebagai bentuk apresiasi, pihak sekolah memberikan penghargaan kepada peserta terbaik berdasarkan penilaian kedisiplinan, kekompakan dan keaktifan sel;ama kegiatan
Dengan berakhirnya kegiatan ini, MIN 9 Kota Medan berharap nilai-nilai kemandirian yang didapat selama perkemahan dapat dibawa pulang dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar siswa dan guru.

