Medan (Humas) Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Baru, Damri Tambunan, melaksanakan kunjungan keagamaan dengan menyampaikan tausiah pada pengajian Al-Ikhwan yang dilaksanakan pada Jumat, 23/1 bertempat di rumah Rosdianur, Jalan Nusa Indah, Kota Medan. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas penyuluhan keagamaan dalam rangka meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat, khususnya dalam menyambut bulan-bulan mulia dalam kalender Hijriah.
Dalam tausiahnya, Damri menyampaikan bahwa bulan Sya’ban memiliki keutamaan yang besar dalam Islam. Ia menjelaskan bahwa Syakban dikenal sebagai bulannya Rasulullah SAW, sebagaimana dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW memperbanyak ibadah puasa sunah pada bulan tersebut. Hal ini menjadi teladan bagi umat Islam agar memanfaatkan bulan Sya’ban sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Lebih lanjut, Damri mengajak jemaah untuk menghidupkan amalan-amalan sunah di bulan Sya’ban, salah satunya dengan melaksanakan puasa sunah Nisfu Sya’ban yang jatuh pada pertengahan bulan Syakban. Ia menjelaskan bahwa Nisfu Sya’ban merupakan waktu yang sangat istimewa, karena pada malam dan hari tersebut amal ibadah manusia diangkat dan dicatat untuk perhitungan satu tahun ke depan. Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, memperbanyak doa, beristigfar, serta memohon ampunan dan keberkahan hidup kepada Allah SWT.
Selain ibadah puasa, Damri juga menekankan pentingnya membersihkan hati dari sifat-sifat tercela, memperbaiki hubungan sesama manusia, serta mempersiapkan diri secara spiritual dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Menurutnya, Sya’ban adalah bulan latihan dan persiapan, agar ketika memasuki Ramadhan umat Islam telah siap secara lahir dan batin untuk menjalankan ibadah puasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan.
Pengajian Al-Ikhwan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan kekeluargaan. Jemaah yang hadir cukup banyak dan tampak antusias mengikuti tausiah dari awal hingga akhir. Interaksi yang hangat antara penceramah dan jemaah menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menambah ilmu keagamaan serta memahami keutamaan bulan Syakban dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan kunjungan dan tausiah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi jamaah pengajian Al-Ikhwan, khususnya dalam meningkatkan kesadaran beribadah dan memperkuat nilai-nilai keislaman di lingkungan masyarakat. Melalui kegiatan penyuluhan keagamaan seperti ini, KUA Kecamatan Medan Baru terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat sebagai mitra dalam pembinaan umat, guna mewujudkan kehidupan beragama yang lebih baik, harmonis, dan penuh keberkahan.

