Kepala KUA Medan Baru Hadiri Musrenbang Kecamatan, Perkuat Sinergi Pembangunan Berbasis Keagamaan

Medan (Humas)— Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Baru, Julhaidir Sembiring, M.Ag., turut serta dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Medan Baru yang digelar pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Aula Kantor Camat Medan Baru.

Musrenbang Kecamatan merupakan forum resmi tahunan yang menjadi wadah strategis bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyusun prioritas program pembangunan yang akan diusulkan ke tingkat kota. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, instansi vertikal, kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan lembaga dan organisasi kemasyarakatan.

Kehadiran Kepala KUA Medan Baru dalam forum ini menjadi bentuk nyata komitmen KUA dalam mendukung pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan infrastruktur, tetapi juga menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia, penguatan ketahanan keluarga, serta pembinaan kehidupan keagamaan yang harmonis di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Julhaidir Sembiring, M.Ag. menyampaikan bahwa KUA sebagai garda terdepan Kementerian Agama di tingkat kecamatan siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program-program strategis, khususnya yang berkaitan dengan pembinaan keluarga sakinah, moderasi beragama, pelayanan nikah dan rujuk, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

“Pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik, tetapi juga dari kualitas moral, spiritual, dan keharmonisan sosial masyarakat. KUA siap berkolaborasi untuk mewujudkan hal tersebut,” ungkapnya.

Melalui Musrenbang ini, diharapkan seluruh usulan dan program yang dirumuskan dapat benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat Kecamatan Medan Baru, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Kegiatan Musrenbang berlangsung dengan suasana dialogis dan partisipatif, di mana para peserta aktif menyampaikan masukan dan gagasan demi terwujudnya pembangunan Kecamatan Medan Baru yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *