Kajian Kitab Fath al-Qarib, PLO KUA Medan Sunggal Kembali Bina Majelis Taklim Bidayah Al-Hidayah

Medan (Humas) Penata Layanan Operasional (PLO) KUA Kecamatan Medan Sunggal kembali melaksanakan pembinaan keagamaan melalui kajian kitab Fath al-Qarib di Majelis Taklim Bidayah Al-Hidayah, Jalan TB Simatupang Gang Harmonis Nomor 16, Medan Sunggal, Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini merupakan pengajian rutin yang diikuti jamaah dengan penuh antusias dan khidmat.

Kajian fiqih kali ini menghadirkan penceramah Dr. Iqbal Habibie Siregar, M.Pd.I, yang membahas kandungan kitab Fath al-Qarib karya Syekh Ibnu Hasyim Al-Ghazi. Kitab tersebut dikenal sebagai rujukan fiqih dasar mazhab Syafi’i yang banyak dipelajari di majelis taklim dan pesantren, khususnya dalam pembahasan ibadah praktis umat Islam.

Dalam tausiyahnya,
Iqbal Habibie Siregar menjelaskan secara rinci mengenai fiqih zakat. Ia menyampaikan bahwa zakat terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu zakat badan atau zakat fitrah, serta zakat mal. “Zakat fitrah merupakan kewajiban setiap Muslim sebagai penyempurna ibadah puasa, sedangkan zakat mal berkaitan dengan harta yang telah memenuhi syarat dan ketentuan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menguraikan jenis-jenis zakat mal yang wajib ditunaikan, di antaranya zakat hewan ternak seperti unta, lembu, dan domba, serta zakat emas dan perak. Selain itu, juga dibahas zakat perdagangan atau harta usaha, zakat hasil pertanian dan tanaman, zakat barang temuan (rikaz), serta zakat hasil tambang yang memiliki ketentuan tersendiri dalam fiqih.

Iqbal Habibie menekankan pentingnya pemahaman zakat yang benar agar pelaksanaannya sesuai dengan tuntunan syariat. Ia mengatakan, “Zakat bukan hanya kewajiban finansial, tetapi juga ibadah sosial yang membersihkan harta dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.” ujar Iqbal Habibie dihadapan jamaah.

Kesadaran berzakat akan berdampak besar dalam menciptakan kesejahteraan dan keadilan sosial di tengah masyarakat. Kegiatan pengajian rutin ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman keagamaan jamaah, khususnya dalam bidang fiqih ibadah.

Kajian kitab Fath al-Qarib yang dilaksanakan PLO KUA Medan Sunggal menjadi sarana strategis dalam membina umat agar lebih memahami kewajiban zakat secara komprehensif, sehingga mampu mengamalkannya dengan benar dan penuh kesadaran sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *