Penyuluh Agama Islam KUA Medan Petisah Berikan Penyuluhan Berantas Buta Aksara Al-Qur’an di Pengajian An-Nisa

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Petisah, Heriansyah Harahap, M.Ag melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan di Pengajian An-Nisa pada hari Rabu, 28 Januari 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Berantas Buta Aksara Al-Qur’an” sebagai upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan jamaah pengajian.

Kegiatan penyuluhan tersebut diikuti oleh para ibu-ibu anggota Pengajian An-Nisa dengan penuh semangat dan antusias. Program ini merupakan bagian dari komitmen KUA Kecamatan Medan Petisah dalam mendukung gerakan pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di tengah masyarakat, khususnya bagi jamaah yang belum lancar membaca Al-Qur’an.

Dalam penyampaiannya, Heriansyah Harahap menegaskan pentingnya umat Islam mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. “Al-Qur’an adalah pedoman hidup umat Islam. Sudah sepatutnya setiap muslim berusaha untuk bisa membaca dan mempelajarinya, meskipun dimulai dari dasar,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa belajar membaca Al-Qur’an tidak mengenal batas usia. Menurutnya, niat yang ikhlas dan kesungguhan adalah kunci utama dalam proses belajar. “Tidak ada kata terlambat untuk belajar Al-Qur’an. Selama ada kemauan, insya Allah Allah SWT akan memberikan kemudahan,” tutur Heriansyah.

Selain memberikan motivasi, Heriansyah Harahap juga menyampaikan metode sederhana dalam belajar membaca Al-Qur’an, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga penerapan tajwid dasar. Ia berharap jamaah dapat mempraktikkan ilmu yang disampaikan secara rutin dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Pengajian An-Nisa, Nana menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan bimbingan dari Penyuluh Agama Islam KUA Medan Petisah. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas penyuluhan ini. Materinya sangat bermanfaat dan memotivasi kami untuk lebih giat belajar membaca Al-Qur’an,” ungkapnya.

Kegiatan penyuluhan ditutup dengan doa bersama agar program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan jamaah Pengajian An-Nisa semakin termotivasi untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an sebagai sumber petunjuk dan cahaya dalam kehidupan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *