Medan — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Baru, Damri Tambunan, menyampaikan motivasi dan tausiyah dalam kegiatan kuliah subuh pada rangkaian Diklat Terintegrasi Calon Petugas Haji Sumatera Utara Tahun 2026 Masehi/1447 Hijriah yang dilaksanakan di Asrama Haji Medan, Ahad 1/2/2026
Kegiatan diklat ini berlangsung selama 10 hari, mulai 30 Januari hingga 8 Februari 2026, dan diikuti oleh ratusan calon petugas haji yang terdiri dari unsur PPIH Kloter, Petugas Haji Daerah (PHD), serta pembimbing KBIHU dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Utara.
Diklat Terintegrasi tersebut merupakan bagian dari persiapan menyeluruh petugas haji dan dibuka langsung oleh Menteri Haji dan Umrah RI, serta dihadiri oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Gubernur Sumatera Utara, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah, Inspektur Jenderal, dan sejumlah pejabat terkait lainnya.
Dalam rangkaian kegiatan diklat, digelar berbagai pelatihan teknis dan nonteknis guna meningkatkan kapasitas, integritas, serta kesiapan petugas haji. Salah satu agenda rutin yang dilaksanakan setiap pagi adalah shalat subuh berjamaah yang dilanjutkan dengan kuliah subuh. Pada kesempatan tersebut, Damri Tambunan dipercaya sebagai penceramah yang menyampaikan motivasi keagamaan kepada para peserta.
Dalam tausiyahnya, Damri menegaskan bahwa jemaah haji adalah Duyufurrahman, tamu-tamu Allah yang harus dimuliakan, sementara petugas haji merupakan khadimul ummah, pelayan umat yang dituntut untuk melayani dengan keikhlasan, kesabaran, dan tanggung jawab.
“Petugas haji tidak hanya menjalankan tugas administratif dan teknis, tetapi juga harus mampu menjadi teladan yang baik di kloter masing-masing, menjaga sikap, serta meminimalisir kejadian-kejadian yang tidak diinginkan sebagaimana pernah terjadi pada penyelenggaraan haji sebelumnya,” ujar Damri.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, termasuk peran aktif petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada jemaah haji sejak di embarkasi hingga di Tanah Suci.
Selain menyampaikan motivasi, Damri juga membagikan berbagai pengalaman lapangan yang dapat dijadikan contoh dan solusi dalam menghadapi persoalan yang mungkin dihadapi petugas haji selama bertugas.
Secara keseluruhan, kegiatan Diklat Terintegrasi Calon Petugas Haji Sumatera Utara Tahun 2026 ini berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Diharapkan seluruh petugas haji yang mengikuti kegiatan ini dapat menjalankan tugasnya dengan baik serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia Embarkasi Kualanamu (KNO) pada pelaksanaan ibadah haji Tahun 1447 Hijriah.

