Medan (Humas) Kementerian Agama melalui kegiatan pelayanan rohani terus berupaya menghadirkan penguatan spiritual bagi masyarakat yang membutuhkan. Salah satunya melalui pelayanan rohani bagi pasien Klinik Spesialis Jiwa dan Ketergantungan Obat Sempakata Medan, JL. Bunga Sedap Malam VII, No. 19 Medan, Kamis, (5/2/2026), sebagai bentuk pendampingan keagamaan dan dukungan moral bagi para pasien yang sedang menjalani proses pemulihan.
Dalam kegiatan tersebut, Sindar Purba, S.Th., M.Pd menyampaikan arahan dan motivasi rohani kepada para pasien agar tetap memiliki pengharapan serta semangat untuk pulih dan kembali menjalani kehidupan bersama keluarga. Ia menegaskan bahwa setiap manusia memiliki masa depan yang baik di dalam rencana Tuhan, sebagaimana firman Tuhan dalam Yeremia 29:11:
“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”
Sementara itu, Drames Lumbantobing, S.Th., M.Pd.K dalam arahannya menekankan bahwa proses kesembuhan pasien membutuhkan keterlibatan dan kerja sama semua pihak, baik pasien itu sendiri, keluarga, tenaga medis, maupun pendamping rohani. Hal ini sejalan dengan firman Tuhan dalam Pengkhotbah 4:9:
“Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka.”
Melalui pelayanan rohani ini, para pasien diharapkan memperoleh ketenangan batin, kekuatan iman, serta motivasi untuk menjalani proses pemulihan dengan sabar dan penuh keyakinan. Firman Tuhan dalam Mazmur 147:3 menjadi penguatan bahwa Tuhan senantiasa menyertai dan memulihkan umat-Nya:
“Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka.”
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon pertolongan Tuhan agar para pasien diberikan kesembuhan, keteguhan iman, serta kemampuan untuk kembali berfungsi secara sosial dan keluarga. Pelayanan rohani ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung pemulihan mental dan spiritual masyarakat, khususnya di Kota Medan.(SP/PAI)

