KUA Medan Sunggal Hadiri Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Isti’adah

Medan (Humas) KUA Medan Sunggal menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam sekaligus penyambutan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Badan Kenaziran Masjid (BKM) Isti’adah. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Isti’adah, Jalan Amal Nomor 4, Medan, Kamis (5/2/2026).

Hadir mewakili KUA Kecamatan Medan Sunggal, Penyuluh Agama Islam Paidi, S.Ag. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Chiko, yang menambah kekhusyukan suasana dan membuka rangkaian kegiatan keagamaan tersebut.

Ketua BKM Masjid Isti’adah, Anton Prayitno, dalam sambutannya menyampaikan laporan persiapan menyambut bulan suci Ramadan. Ia menjelaskan bahwa sejumlah pengajian rutin akan diliburkan sementara dan digantikan dengan program dakwah Ramadan.

“Menjelang Ramadan, beberapa pengajian kita tutup sementara dan kita ganti dengan kegiatan dakwah Ramadan, seperti tausiah tarawih setiap malam, buka puasa bersama, dan kegiatan keislaman lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Paidi, dalam sambutannya mewakili KUA Medan Sunggal menyampaikan harapan agar keberkahan bulan Sya’ban dapat berlanjut hingga Ramadan.

“Saya berharap semoga keberkahan bulan Sya’ban ini sampai kepada keberkahan di bulan Ramadan. Semoga Allah memberi kita usia hingga Ramadan dan kekuatan untuk menghidupkan seluruh amaliah Ramadan sampai selesai,” ungkap Paidi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah Isra Mi’raj sekaligus penyambutan bulan suci Ramadan yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Muzakkir, M.Ag. Dalam tausiahnya, beliau menguraikan berbagai hikmah Isra Mi’raj, khususnya terkait kewajiban salat sebagai fondasi utama kehidupan seorang Muslim.

“Salat adalah tolak ukur kualitas ubudiyah kita kepada Allah. Jika hubungan kita dengan Allah baik, insyaallah kehidupan kita di dunia dan di akhirat juga akan baik,” jelas Muzakkir dihadapan jamaah

Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Isti’adah ini tidak hanya menjadi sarana refleksi spiritual, tetapi juga momentum persiapan menyambut Ramadan dengan lebih terarah. Melalui penguatan ibadah, khususnya salat, serta program dakwah Ramadan yang telah direncanakan, diharapkan jamaah mampu menghidupkan bulan suci Ramadan dengan penuh keimanan, keikhlasan, dan keberkahan.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *