Medan (Humas) — Ribuan warga tumpah ruah memeriahkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-59 tingkat Kecamatan Medan Helvetia yang digelar pada Sabtu, 7 Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung meriah di halaman Masjid As-Syakirin, Komplek Kodam I/BB Gaperta, Kecamatan Medan Helvetia.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal kegiatan. Sejumlah unsur pemerintahan, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan turut hadir dan membaur bersama masyarakat. Hadir di antaranya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan H. T. Chairuniza, S.Sos., M.AP., Camat Medan Helvetia Junaidi Lumban Gaol, Kepala KUA Kecamatan Medan Helvetia H. Judri Hutagalung, S.Ag., M.Si., Danramil 06 Medan Sunggal, Kapolsek Medan Helvetia, Ketua TP PKK Kecamatan Medan Helvetia, para lurah, Ketua PAC Al Washliyah, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Ketua MUI Medan Helvetia, pengurus BKM, BKMT, ASN KUA, majelis taklim, tokoh agama, serta undangan lainnya yang memadati pelataran Masjid As-Syakirin.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars MTQ. MTQ ke-59 tingkat Kecamatan Medan Helvetia secara resmi dibuka oleh Wali Kota Medan yang diwakili Staf Ahli Bidang SDM Pemerintah Kota Medan, Dr. Adlan, S.Pd., M.M.
Dalam sambutan tertulis Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, disampaikan bahwa MTQ merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Ia berharap generasi muda semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan MTQ ini, kita berharap memperoleh keberkahan serta dijauhkan dari segala bala dan bencana, khususnya bagi masyarakat Kecamatan Medan Helvetia,” demikian pesan Wali Kota Medan dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Medan Helvetia, H. Judri Hutagalung, S.Ag., M.Si., yang memimpin doa pada acara pembukaan, turut menyampaikan apresiasi atas kemeriahan pelaksanaan MTQ tahun ini. Menurutnya, antusiasme masyarakat sangat luar biasa hingga terasa seperti pelaksanaan MTQ tingkat Kota Medan.
“Serasa kembali ke masa lalu, kerinduan masyarakat terhadap kemeriahan kegiatan MTQ benar-benar terobati. Ribuan peserta pawai ta’aruf yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, majelis taklim, hingga grup drumband memadati sepanjang rute pawai,” ungkap Judri.
Ia berharap melalui MTQ ini dapat lahir generasi Qur’ani yang menjadi cikal bakal generasi emas menuju Indonesia Emas. “Semoga MTQ ini melahirkan generasi yang mencintai Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan, sebagai pondasi kuat membangun masa depan bangsa,” harapnya.
Pelaksanaan MTQ ke-59 Kecamatan Medan Helvetia ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah dan kebersamaan antarwarga dalam suasana religius dan penuh kebahagiaan.

