Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Baru, Damri Tambunan, menyampaikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan dalam rangka peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah di Masjid Al-Ihwan Bandar Setia, Ahad (8/2/2028).
Kegiatan peringatan Isra’ dan Mi’raj ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh pengurus Masjid Al-Ihwan dan dihadiri oleh para jamaah serta tokoh agama setempat. Momentum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah penyampaian nilai-nilai keislaman kepada umat.
Dalam tausiyahnya, Damri Tambunan mengisahkan peristiwa Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW, mulai dari perjalanan hingga kembali bertemu para sahabat dengan membawa perintah utama dari Allah SWT, yaitu kewajiban melaksanakan shalat. Ia menjelaskan bahwa pada awalnya shalat diwajibkan sebanyak lima puluh waktu dalam sehari semalam, kemudian melalui rahmat Allah SWT diringankan menjadi lima waktu, namun tetap bernilai pahala lima puluh.
Damri juga menjelaskan bahwa lima waktu shalat tersebut meliputi Isya, Subuh, Zuhur, Asar, dan Maghrib, yang menjadi tiang agama dan fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim.
Selain itu, ia menyampaikan pandangan umum tentang pentingnya melaksanakan shalat dengan khusyuk agar ibadah shalat dapat diterima oleh Allah SWT.
Dalam penutup tausiyahnya, Damri memberikan motivasi kepada jamaah sebagai pedoman hidup, agar senantiasa berada di jalan yang benar dan tidak tersesat selama-lamanya.
Para jamaah mengikuti kegiatan peringatan Isra’ dan Mi’raj dengan penuh perhatian dan kekhidmatan hingga acara berakhir.

