Medan (Humas) — Kementerian Agama Kota Medan melalui Penyuluh Agama Islam kembali melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan melalui Pelatihan Bilal Mayit/Fardhu Kifayah pada Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Nurul Hijrah Lorong I, MT. Nurul Hijrah, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.
Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Medan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam pelaksanaan fardhu kifayah sesuai tuntunan syariat Islam. Adapun tim pelatih dalam kegiatan ini terdiri dari Ust. Husni Tamrin Rambe dan Ust. Sulaiman, S.Th.I., M.Ag, yang menyampaikan materi secara teoritis dan praktis.
Kegiatan pelatihan ini turut dihadiri oleh Puligong Siregar, S.Ag, Hermansyah, Lc, Lela Hamidah, serta Lita Maysyarah. Kehadiran para penyuluh tersebut memberikan dukungan moral sekaligus penguatan substansi kegiatan, baik melalui pendampingan peserta, motivasi keagamaan, maupun penguatan nilai-nilai ibadah sosial dalam pelaksanaan fardhu kifayah, sehingga pelatihan berjalan dengan tertib, khidmat, dan penuh antusiasme dari jamaah.

Sebelum pelatihan dimulai, kata sambutan dan arahan disampaikan oleh Puligong Siregar selaku Ketua Tim Penyuluh Berkah. Dalam arahannya, beliau menegaskan pentingnya pembekalan ilmu fardhu kifayah bagi masyarakat. “Pelatihan Bilal Mayit ini merupakan bagian dari upaya penyuluh untuk memastikan masyarakat memiliki pemahaman yang benar dan praktik yang sesuai syariat dalam menjalankan kewajiban fardhu kifayah,” ujar Puligong.
Pelatihan Bilal Mayit ini disambut dengan antusias oleh para jemaah dan peserta. Ketua MT. Nurul Hijrah I menyampaikan apresiasi kepada Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Medan serta berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan kembali dengan durasi yang lebih intensif. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran para penyuluh. Ke depan, kami berharap pelatihan ini dapat dilaksanakan lebih intensif agar jamaah semakin siap dan percaya diri dalam melaksanakan fardhu kifayah,” ungkap Ketua MT. Nurul Hijrah I.
Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan masyarakat Bagan Deli Belawan tidak hanya memiliki pemahaman teoritis, tetapi juga keterampilan praktis dalam melaksanakan kewajiban fardhu kifayah sesuai dengan tuntunan agama Islam. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana penguatan peran penyuluh agama sebagai pendamping umat, sehingga terbangun sinergi yang berkelanjutan antara penyuluh agama dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan di lingkungan setempat.

