Medan (Humas) — Penyuluh Agama Kristen melaksanakan kegiatan ibadah bersama dan bimbingan rohani yang diikuti oleh pegawai Kantor Camat, pegawai kelurahan, para lurah, serta kepala lingkungan (kepling) se-Kecamatan Medan Amplas. Kegiatan yang digelar pada Kamis (12/2/2026) di Aula Kantor Camat Medan Amplas ini berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh suasana kebersamaan, mencerminkan semangat persaudaraan serta komitmen memperkuat nilai spiritual dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Ibadah dipandu oleh MC Hernawati Ginting, S.Th, sementara penyampaian firman Tuhan dibawakan oleh Daminta Berutu, S.Th, dan doa syafaat dipimpin oleh Otomosi Zebua, S.Th. Firman Tuhan diambil dari 2 Korintis 4:16–18 dengan tema “Jangan Tawar Hati,” yang mengajak seluruh peserta untuk tetap memiliki keteguhan iman, semangat, dan pengharapan dalam menghadapi tantangan kehidupan maupun tanggung jawab pekerjaan.
Dalam khotbahnya, Daminta Berutu menegaskan bahwa setiap aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat, sehingga dibutuhkan kekuatan rohani yang kokoh agar tidak mudah menyerah oleh tekanan maupun persoalan yang dihadapi. Ia mengajak seluruh peserta untuk tetap memiliki iman yang teguh dan semangat dalam menjalankan tugas pelayanan. “Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita agar tidak menjadi tawar hati. Tugas dan tanggung jawab boleh saja berat, tetapi kita percaya Tuhan selalu memberi kekuatan baru setiap hari. Karena itu tetaplah semangat dan terus mengandalkan Tuhan dalam setiap pekerjaan,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa integritas, ketulusan, dan semangat pelayanan merupakan wujud nyata iman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai spiritual perlu tercermin dalam sikap kerja yang jujur, penuh tanggung jawab, dan berorientasi pada pelayanan. “Pelayanan kepada masyarakat bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga panggilan moral dan spiritual. Ketika kita bekerja dengan hati yang bersandar pada Tuhan, maka pelayanan kita akan membawa dampak positif, bukan hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi diri kita sendiri,” tambahnya.
Selain memperdalam nilai keimanan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antarpegawai di lingkungan Kecamatan Medan Amplas. Suasana ibadah yang penuh kehangatan dan persaudaraan diharapkan mampu menumbuhkan solidaritas, semangat kerja sama, serta motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Para peserta menyambut kegiatan ini dengan antusias karena dinilai memberikan penyegaran rohani sekaligus dorongan moral dalam menjalankan tugas. Melalui bimbingan rohani yang rutin, diharapkan para aparatur semakin memiliki keteguhan iman, etos kerja yang positif, serta sikap optimis dalam menghadapi dinamika pekerjaan.
Kegiatan ibadah bersama dan bimbingan rohani ini menjadi bagian dari upaya pembinaan mental spiritual aparatur, agar tetap memiliki keseimbangan antara tanggung jawab profesional dan kehidupan rohani. Dengan semangat iman yang kuat, diharapkan seluruh pegawai di lingkungan Kecamatan Medan Amplas mampu terus bekerja secara profesional, berintegritas, dan penuh dedikasi dalam melayani masyarakat.

