Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah, Muhammad Zahid Nst, Heriansyah Harahap, Nurlely dan Komala Dewi menghadiri dan melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan dengan menyampaikan tausiah tentang peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada kegiatan Pengajian Pertuni pada hri Rabu, 12 Februari 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para jamaah pengajian yang antusias mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir.
Dalam tausiahnya, Zahid menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia menjelaskan bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW, tetapi juga mengandung banyak hikmah yang harus diambil oleh umat Islam dalam kehidupan sehari-hari.
“Isra Mi’raj mengajarkan kepada kita tentang kebesaran Allah SWT dan pentingnya keyakinan tanpa ragu terhadap kuasa-Nya. Peristiwa ini juga menjadi bukti bahwa pertolongan Allah itu sangat dekat bagi hamba-Nya yang sabar dan teguh dalam perjuangan,” ujarnya di hadapan para jamaah.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa oleh-oleh terpenting dari peristiwa Isra Mi’raj adalah perintah salat lima waktu. Menurutnya, salat merupakan tiang agama dan menjadi pembeda antara orang yang beriman dan yang lalai terhadapnya perintah Allah SWT. “Salat adalah kewajiban yang langsung diperintahkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW tanpa perantara. Ini menunjukkan betapa istimewanya ibadah salat dalam kehidupan seorang muslim,” jelasnya.
Ia juga mengajak para jamaah untuk menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai sarana introspeksi diri. “Mari kita jadikan peringatan Isra Mi’raj ini sebagai pengingat untuk memperbaiki kualitas salat kita, bukan hanya gerakannya, tetapi juga kekhusyukan dan pemahaman terhadap bacaan-bacaannya,” tambahnya.
Kegiatan tausiah berlangsung dengan penuh khidmat dan diakhiri dengan sesi tanya jawab antara jamaah dan penyuluh agama. Para peserta terlihat aktif mengajukan pertanyaan seputar hikmah Isra Mi’raj dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga konsistensi salat lima waktu.
Ketua Pengajian Pertuni, Hairul menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan pembinaan yang diberikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah. “Kami sangat berterima kasih atas tausiah yang disampaikan. Semoga ilmu yang kami peroleh hari ini dapat menambah semangat kami dalam meningkatkan ibadah dan keimanan kepada Allah SWT,” ungkapnya.

