Medan (Humas) – Puskesmas Jalan Sering melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh siswa, siswi, dan guru di MIN 1 Kota Medan. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan kesehatan gigi, pengukuran berat badan, serta pemberian obat cacing sebagai upaya menjaga kebugaran dan kesehatan warga madrasah, khususnya dalam menyambut dan menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan.
Sebanyak 12 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter dan tim medis diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap di lingkungan madrasah dengan pendampingan guru dan petugas UKS. Antusiasme siswa terlihat saat mengikuti setiap tahapan pemeriksaan, mulai dari pengecekan kondisi gigi hingga penimbangan berat badan.
Salah seorang dokter yang turut serta dalam kegiatan ini, dr. Cut Sarah Faradilla, menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan dan edukasi tentang pentingnya menjaga kebugaran tubuh merupakan agenda rutin Puskesmas Jalan Sering dalam rangka pembinaan kesehatan anak usia sekolah.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan siswa tetap terpantau sekaligus memberikan edukasi agar mereka memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Dengan tubuh yang sehat, proses belajar dan ibadah dapat dijalani dengan optimal,” ujarnya.

Kepala UKS MIN 1 Kota Medan, Salimuddin Harahap, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan Puskesmas Jalan Sering terhadap kesehatan warga madrasah.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran tim kesehatan. Program ini sangat bermanfaat dalam membangun kesadaran siswa untuk menjaga kebersihan dan kesehatan diri,” ungkapnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MIN 1 Kota Medan, Ali Sanusi Rambe, M.Pd., menegaskan bahwa madrasah tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan peserta didik.
“Upaya peningkatan kualitas pendidikan harus sejalan dengan pembinaan kesehatan siswa. Dengan dukungan tenaga medis dari Puskesmas Jalan Sering, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk menjaga kesehatan dan semangat dalam belajar,” tuturnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam menjaga kesehatan anak-anak usia sekolah serta memperkuat sinergi antara madrasah dan fasilitas layanan kesehatan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan kondusif.

