Aksi Peduli: Pengawas Madrasah Medan Bantu Guru MIS Silaturahim Terdampak Banjir

Medan (Humas) — Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kota Medan, Naila Amna, melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan kepada madrasah yang terdampak banjir pada Senin, 8 Desember 2025. Bantuan tersebut diserahkan kepada MIS Silaturahim, yang berlokasi di Jalan Bromo, Gang Silaturahim, Medan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta dukungan bagi madrasah binaan yang mengalami kondisi darurat.

Bantuan disalurkan setelah terjadinya banjir yang melanda wilayah tersebut akibat tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir. Banjir tersebut mengakibatkan sejumlah ruangan, perlengkapan belajar, serta sarana pendukung pendidikan mengalami kerusakan. Kehadiran Pengawas Madrasah dalam penyerahan bantuan ini sekaligus untuk melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi madrasah serta mengidentifikasi kebutuhan lanjutan yang diperlukan.

Dalam kesempatan tersebut, Naila Amna menegaskan kembali komitmen Kementerian Agama Kota Medan dalam memberikan perhatian penuh terhadap satuan pendidikan, khususnya yang terdampak bencana alam. Ia menambahkan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat material, tetapi juga mencakup pendampingan berkelanjutan agar proses pembelajaran dapat kembali berjalan normal.

“Kementerian Agama Kota Medan akan terus mengawal pemulihan madrasah terdampak banjir ini. Kami berharap bantuan yang diserahkan dapat meringankan beban pihak madrasah sekaligus menumbuhkan semangat bagi seluruh pendidik dan peserta didik,” ujar Naila Amna dalam sambutannya.

Selain melakukan peninjauan, Pengawas Madrasah juga berdiskusi dengan pihak madrasah terkait langkah-langkah pemulihan, termasuk penataan ruang kelas, perbaikan kelengkapan belajar, dan upaya antisipasi banjir di masa mendatang. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari pemetaan kondisi dan kebutuhan mendesak madrasah.

Pihak MIS Silaturahim menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Kementerian Agama Kota Medan. Bantuan tersebut dinilai sangat berarti bagi keberlangsungan kegiatan belajar mengajar, terutama mengingat sejumlah fasilitas memerlukan perbaikan segera.

Kegiatan penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa Kementerian Agama Kota Medan terus berupaya memperkuat koordinasi, respons cepat, serta solidaritas terhadap madrasah binaan. Harapannya, dukungan ini dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana serta memastikan layanan pendidikan tetap berjalan tanpa hambatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *