Aksi Peduli Penyuluh Agama Medan Tuntungan Ringankan Beban Warga Terdampak Banjir

Medan (Humas) — Curah hujan tinggi yang melanda Kota Medan kembali menyebabkan banjir di sejumlah kawasan, termasuk Medan Marelan. Di tengah kondisi tersebut, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Tuntungan hadir memberikan bantuan untuk meringankan beban warga yang terdampak. Selasa (2/12).

Kehadiran penyuluh disambut hangat oleh warga terdampak. Di tengah bencana yang melanda, para korban masih mampu menampilkan senyum tulus, sebuah kekuatan yang mencerminkan ketabahan mereka menghadapi situasi sulit.

Penyuluh Agama Islam, Fitri Ani, S.H.I, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bagian dari panggilan tugas kemanusiaan yang harus dijalankan oleh seorang penyuluh agama.

“Ketika saudara-saudara kita mengalami musibah, kita tidak boleh hanya melihat dari jauh. Kita harus hadir, peduli, dan membantu sebisa yang kita mampu,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan rasa harunya saat melihat para warga tetap berusaha tegar. Menurutnya, ketabahan para korban menjadi penguat semangat bagi siapa pun yang hadir membantu.

“Melihat mereka tetap tersenyum di balik bencana membuat saya semakin yakin bahwa bantuan kecil yang kita berikan bisa sangat berarti bagi mereka,” ujarnya.

Salah seorang warga yang menerima bantuan mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian tersebut. Ia mengatakan bahwa kedatangan penyuluh memberi harapan baru di tengah kondisi yang serba sulit.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Meski rumah masih tergenang, bantuan ini bisa kami pakai untuk kebutuhan sehari-hari. Terima kasih sudah peduli datang ke sini,” ujar seorang ibu yang rumahnya terdampak banjir.

Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian warga selama kondisi banjir belum pulih sepenuhnya. Penyuluh berharap agar masyarakat tetap diberi ketabahan dan keselamatan hingga situasi kembali normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *