Medan (Humas) — Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Agama Kristen Protestan Kementerian Agama Kota Medan yang diwakili oleh Penyuluh Agama Kristen Protestan, Daminta Berutu, S.Th., menghadiri undangan Perkumpulan Seluruh Pendeta Indonesia Raya (PSPI-R) dalam kegiatan yang digelar di Panti Asuhan Terima Kasih Abadi, Jalan Danau Semayang No. 158, Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Selasa (17/3/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Hamba Tuhan yang diberkati dan menjadi berkat bagi semua orang” yang diambil dari Kisah Para Rasul 4:33-34. Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi momentum mempererat kebersamaan serta semangat pelayanan di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Daminta Berutu hadir mewakili Kasi Bimas Kristen Protestan Kementerian Agama Kota Medan, Drs. Maruli Tua Hasugian, M.Pd.K., yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan.
Daminta Berutu menyampaikan apresiasi atas undangan yang diberikan oleh panitia PSPI-R. Ia menegaskan bahwa kehadiran Bimas Kristen Protestan Kemenag Kota Medan merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi, kebersamaan, dan pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.
“Terima kasih kepada panitia PSPI-R atas undangan yang diberikan kepada kami. Kehadiran ini merupakan bagian dari pelayanan Bimas Kristen Protestan untuk mempererat kebersamaan dan pelayanan,” ujar Daminta.
Sementara itu, Pdt. Jendangena Tarigan selaku pembicara dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran perwakilan Bimas Kristen Protestan Kemenag Kota Medan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bimas Kristen Protestan Kemenag Kota Medan, kiranya kebersamaan ini menjadi berkat bagi banyak orang,” ungkapnya.
Melalui kehadiran dalam kegiatan ini, Bimas Kristen Protestan Kemenag Kota Medan menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan keagamaan, mempererat tali silaturahmi antarpelayan Tuhan, serta membangun kerja sama yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat dan organisasi keagamaan.
Kalau mau, saya juga bisa buatkan versi yang lebih singkat, lebih formal gaya website Kemenag, atau ditambah paragraf penutup dari Kasi Bimas Kristen Protestan.

