Bimas Kristen Kemenag Medan Laksanakan Pelayanan Rohani bagi Masyarakat di KUA Medan Marelan

Medan (Humas) — Tim Bimas Kristen Kementerian Agama Kota Medan melakukan kunjungan ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Marelan yang berlokasi di Rengas, Kota Medan. Kunjungan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh tiga penyuluh, yaitu Rut Laila Frida Simalango, Junita Tumanggor, dan Meilati Tambunan. Kehadiran tim bertujuan untuk menjalin koordinasi sekaligus melaksanakan pelayanan rohani bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Setiba di lokasi, Tim Bimas Kristen disambut dengan baik oleh Mukhtar Hasibuan, perwakilan KUA Medan Marelan. Pertemuan berlangsung interaktif dengan pembahasan terkait penguatan program pelayanan keagamaan yang dapat meningkatkan kualitas layanan Kementerian Agama bagi masyarakat. Kedua pihak membahas peluang kolaborasi dalam memberikan pelayanan yang lebih menyentuh kebutuhan spiritual warga.

Selain agenda koordinasi, kegiatan ini juga diisi dengan Pelayanan Rohani yang ditujukan untuk meneguhkan iman, memberikan motivasi, dan mendukung pertumbuhan spiritual masyarakat. Tim Bimas Kristen menekankan pentingnya pelayanan umat yang dilandasi prinsip akuntabilitas, profesionalitas, dan kepedulian, sehingga masyarakat mendapatkan pembinaan rohani yang tepat, relevan, dan menyentuh kebutuhan mereka.

Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara Bimas Kristen Kota Medan dan KUA Medan Marelan. Melalui kerja sama yang baik, program-program pembinaan rohani diharapkan dapat dijalankan dengan lebih efektif serta memberi dampak positif bagi kesejahteraan spiritual masyarakat. Pertemuan ini juga mencerminkan penerapan pendekatan arkoteologi, yaitu integrasi antara pelayanan spiritual dengan pelayanan publik yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen dan kebersamaan antara kedua pihak. Tim Bmas Kristen berharap agar layanan Kementerian Agama di Kecamatan Medan Marelan semakin profesional, akuntabel, dan bermanfaat bagi masyarakat, serta memperkuat peran KUA sebagai pusat pelayanan keagamaan yang responsif dan peduli terhadap kebutuhan spiritual umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *