Medan (Humas) — Seksi Bimas Kristen Kementerian Agama Kota Medan kembali melaksanakan pelayanan rohani bagi anak-anak binaan di Yayasan Panti Asuhan Karya Iman, yang berlokasi di Jl. Pasundan No. 54, Kelurahan Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, Rabu (3/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kemenag Kota Medan dalam memperkuat pembinaan spiritual dan karakter generasi muda, khususnya anak-anak yang tinggal di panti asuhan.
Pelayanan berlangsung dalam suasana penuh sukacita, dengan partisipasi aktif dan antusiasme anak-anak panti yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Rudi Nainggolan hadir sebagai pengkhotbah, didampingi oleh Penyuluh Agama Kristen Kota Medan, Remulus Situmorang dan Novina Elisabeth Barasa. Tema pelayanan kali ini adalah “Berdoa”, yang menekankan bahwa doa merupakan tindakan iman yang memerlukan keyakinan penuh kepada Tuhan.
Dalam penyampaiannya, Rudi mengingatkan anak-anak akan pentingnya doa sebagai kekuatan batin dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. “Doa bukan hanya kata-kata yang kita ucapkan, tetapi iman yang kita nyatakan. Tuhan melihat hati kita. Ketika kita percaya, maka kita memberi ruang bagi Tuhan untuk bekerja dalam hidup kita,” ujarnya menegaskan.
Ia juga memberikan penguatan emosional bagi anak-anak yang tidak tinggal bersama orang tua kandung. “Setiap dari kalian adalah anak yang istimewa dan sangat berharga di mata Tuhan. Jangan pernah merasa minder atau tidak berarti. Tuhan sudah menyiapkan masa depan yang baik bagi kalian,” tambahnya, memberikan motivasi yang menggugah harapan.
Kegiatan ini disambut dengan hangat oleh pihak pengelola dan seluruh anak panti. Mereka mengaku merasakan ketenangan dan penghiburan melalui pesan yang disampaikan, “Kami sangat bersyukur atas perhatian dan pelayanan rohani yang rutin diberikan oleh Bimas Kristen. Anak-anak di sini sangat membutuhkan pendampingan seperti ini untuk membentuk karakter dan kepercayaan diri mereka.” ujar pengurus panti.
Bimas Kristen Kota Medan berharap pelayanan rohani tersebut terus memberikan dampak positif bagi perkembangan spiritual anak-anak. “Kami ingin mereka bertumbuh menjadi pribadi yang kuat, beriman, dan penuh harapan. Pembinaan seperti ini akan terus kami lakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” ujar Rudi.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Kota Medan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembinaan rohani yang humanis, menyentuh, dan relevan dengan kebutuhan anak-anak panti asuhan, sehingga mereka semakin percaya diri dalam melangkah dan membangun masa depan yang lebih baik

