Medan (Humas) — Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama Kota Medan kembali melaksanakan pelayanan rohani bagi anak-anak binaan di Yayasan Panti Asuhan Anak Gembira, Jalan Tembakau Raya No. 83, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan Kemenag Kota Medan dalam memperkuat pembinaan spiritual dan karakter generasi muda, khususnya bagi anak-anak yang tinggal di panti asuhan.
Pelayanan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh sukacita. Anak-anak mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan penuh antusias, mulai dari pujian, penyampaian firman, hingga doa bersama. Mona Putri Sembiring, S.Th memimpin sesi pujian, didukung oleh Tim Pelayanan: Fitri Sihotang, S.Pd.K dan Debora Br. Pandia, S.Th. Kehadiran tim pelayanan membuat suasana ibadah terasa lebih hidup, ramah, dan dekat dengan anak-anak.
Pada sesi penyampaian firman, Borong Sitepu, S.Pd.K menyampaikan khotbah bertema “Aku Kepunyaan Tuhan” yang diambil dari Yesaya 43:1. Ia menekankan bahwa setiap anak adalah pribadi yang berharga dan dikasihi Tuhan.
“Tuhan mengenal kalian satu per satu dan memanggil kalian dengan nama. Kalian adalah ciptaan yang mulia dan memiliki masa depan yang penuh harapan,” ujarnya.

Borong juga memberikan penguatan khusus bagi anak-anak yang tidak tinggal bersama orang tua kandung.
“Jangan pernah merasa tidak berarti. Tuhan selalu menyertai kalian dan memegang masa depan kalian,” pesannya.
Ibadah ditutup dengan Doa Syafaat yang dipimpin oleh Mateus Brian Purba, S.Th, yang mendoakan kehidupan, pendidikan, kesehatan, serta masa depan setiap anak agar terus bertumbuh dalam iman dan karakter yang kuat.
Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari pengurus panti maupun anak-anak. Mereka merasakan pelayanan ini sebagai penghiburan sekaligus motivasi yang membangun.
“Kami sangat bersyukur atas pelayanan yang rutin dilakukan oleh Bimas Kristen. Pelayanan ini membangun kepercayaan diri dan spiritual anak-anak,” ujar salah satu pengurus panti.
Seksi Bimas Kristen Kementerian Agama Kota Medan berharap pelayanan ini terus memberikan dampak positif bagi perkembangan spiritual dan mental anak-anak panti.
“Kami ingin mereka bertumbuh menjadi pribadi yang kuat, beriman, dan penuh harapan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Kota Medan kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan rohani yang humanis, relevan, dan menyentuh kebutuhan anak—menolong mereka menyadari bahwa mereka adalah anak-anak yang dikasihi dan benar-benar “Kepunyaan Tuhan.”

