Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam kembali hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan yang dilaksanakan di Majelis Pengajian Masjid Tarbiyah, Jalan Sisingamangaraja Gang Masjid, Kelurahan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (21/12).
Dalam suasana pengajian yang khidmat dan penuh kekeluargaan, kegiatan ini mengangkat tema “Sikap Orang Beriman dalam Menghadapi Bencana”. Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan kondisi kehidupan saat ini, di mana berbagai musibah dan bencana kerap menjadi ujian bagi keteguhan iman umat.
Dalam pemaparannya, Penyuluh Agama Islam Syahmuda Nasution, S.Ag menjelaskan bahwa setiap peristiwa bencana memiliki makna dan pelajaran bagi orang yang beriman. Ia menegaskan bahwa bencana tidak semata-mata dipandang sebagai musibah.
“Bagi orang beriman, bencana bukan hanya untuk disesali, tetapi menjadi sarana introspeksi diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujar Syahmuda.
Lebih lanjut, ia menguraikan sikap yang seharusnya dimiliki seorang muslim ketika menghadapi ujian berupa bencana. Menurutnya, keimanan akan tercermin dari cara seseorang menyikapi cobaan tersebut.
“Kita diajarkan untuk tetap sabar, memperbanyak istighfar, dan bertawakal kepada Allah, namun pada saat yang sama tetap berusaha dan tidak berputus asa,” jelasnya.
Selain penguatan spiritual, Syahmuda juga menekankan pentingnya membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ia mengingatkan bahwa nilai keimanan harus tercermin dalam tindakan nyata kepada sesama.
“Keimanan tidak cukup hanya di lisan, tetapi harus diwujudkan dengan kepedulian sosial dan saling tolong-menolong,” tegasnya.
Kegiatan bimbingan dan penyuluhan ini disambut antusias oleh jamaah Majelis Pengajian Masjid Tarbiyah. Interaksi yang hangat serta penyampaian materi yang mudah dipahami membuat pesan-pesan keagamaan dapat diterima dengan baik dan diharapkan menjadi bekal dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan jamaah semakin kokoh dalam iman, tenang dalam menghadapi cobaan, serta mampu menjadikan setiap peristiwa sebagai sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

