Medan (Humas) – Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan kembali menunjukkan perannya sebagai peran aktif pembawa perubahan dan penguatan iman bagi masyarakat. Kali ini, mereka melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan rohani bagi anak-anak di Panti Asuhan Kasih Murni, yang beralamat di Jl. Saudara Ujung No.84, Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, pada Kamis (13/11/2025) pukul 09.15 – 10.20 WIB.
Kegiatan ini dipimpin oleh tiga penyuluh agama Kristen, yakni Saronisa Ginting, Verawati Butar-Butar, dan Demak Hasibuan. Dalam kesempatan tersebut, para penyuluh memberikan materi bertema “Penguatan di Masa Sulit” dengan landasan Firman Tuhan dari Habakuk 3:17–18, yang menegaskan pentingnya tetap bersukacita dan berpengharapan kepada Tuhan meskipun menghadapi kesulitan hidup.
“Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.” (Habakuk 3:17–18)
Dalam penyampaiannya, Verawati Butar-Butar menekankan pentingnya memberikan penguatan kepada anak-anak panti asuhan yang sebagian besar tidak mendapatkan kasih sayang dari orang tua kandung. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menimbulkan rasa sedih, minder, dan kurang percaya diri.
“Anak-anak panti harus terus diingatkan bahwa ada Allah yang senantiasa memelihara mereka. Tuhan tidak pernah meninggalkan mereka, dan dengan iman mereka dapat menatap masa depan dengan optimis,” ujar Verawati.
Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan kuis interaktif (quiz) yang bertujuan menstimulasi semangat anak-anak panti dalam menghafal dan memahami Firman Tuhan. Melalui kegiatan ini, para penyuluh berupaya menanamkan nilai-nilai iman, karakter, dan kepercayaan diri yang kuat sejak dini.
Kegiatan bimbingan dan penyuluhan ini juga menjadi bagian dari peran strategis Penyuluh Agama Kristen sebagai pelaksana fungsi pembinaan dan pemberdayaan umat. Selain memberikan penguatan rohani, kegiatan ini juga merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berpengetahuan, dan memiliki spiritualitas yang kokoh.
Acara ditutup dengan doa berkat dan penguatan rohani yang dipimpin oleh Pdm. Saronisa Ginting, yang mendoakan agar seluruh anak di Panti Asuhan Kasih Murni senantiasa hidup dalam kasih Tuhan dan memiliki semangat baru untuk menghadapi masa depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak panti asuhan dapat semakin dikuatkan dalam iman, tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, serta mampu menjadi generasi penerus bangsa yang unggul baik secara spiritual maupun moral.

