Medan (Humas) – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai kerendahan hati dan keimanan yang kokoh di kalangan generasi muda, Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Medan kembali melaksanakan kegiatan bimbingan penyuluhan rohani di Panti Asuhan Evangeline Booth, Senin (10/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kemenag Medan untuk menghadirkan pembinaan spiritual yang tidak hanya menyentuh pikiran, tetapi juga menumbuhkan kekuatan hati dan karakter anak-anak asuh.
Dibawakan oleh Otomosi Zebua, S.Th, dengan mengangkat tema “Rendah Hati dan Berserah dalam Tangan Tuhan yang Kuat.” Melalui penyuluhan ini, para anak asuh diajak untuk memahami makna sejati kerendahan hati, belajar bersyukur dalam setiap keadaan, serta menumbuhkan keyakinan akan kasih dan penyertaan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Otomosi menekankan bahwa rendah hati bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan yang menunjukkan kebesaran hati seseorang di hadapan Tuhan. “Kerendahan hati bukan berarti kita lemah, tetapi justru menunjukkan betapa kuatnya kita ketika mampu menundukkan ego di hadapan Tuhan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya berserah diri kepada Tuhan dalam menghadapi berbagai ujian hidup. Ia menjelaskan bahwa setiap manusia pasti menghadapi tantangan, namun iman yang teguh akan menuntun pada ketenangan dan kekuatan sejati.
“Dalam setiap pergumulan hidup, berserahlah pada tangan Tuhan yang kuat. Karena ketika kita menyerahkan segala beban kepada-Nya, di sanalah kita menemukan damai dan kekuatan yang sejati,” tambahnya.
Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Anak-anak panti terlihat antusias mengikuti sesi bimbingan, mendengarkan dengan seksama setiap pesan rohani yang disampaikan, serta terlibat aktif dalam diskusi dan doa bersama di akhir acara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak panti asuhan semakin memahami nilai kerendahan hati dan belajar mempercayakan hidup sepenuhnya kepada Tuhan. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Kemenag Medan dalam menghadirkan penyuluhan keagamaan yang inspiratif, membangun karakter, dan memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.

