Medan (Humas) — Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti Rumah Perlindungan Sosial (RPS) Medan, saat Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan kembali melaksanakan kegiatan Pelayanan Rohani (Bimbingan Rohani/Bimroh) pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan iman, mental, dan karakter warga binaan agar mampu menghadapi kehidupan dengan pengharapan dan kasih yang berlandaskan iman kepada Tuhan.
Pelayanan Bimroh kali ini menghadirkan Sedra Tarigan, S.Th sebagai pengkhotbah utama. Acara dipandu oleh MC Rohana Simamora, S.Th, sementara Doa Syafaat dipimpin oleh Yohana Sitompul, S.Th beserta tim. Kehadiran para pelayan Firman menunjukkan komitmen Kementerian Agama Kota Medan dalam memberikan pendampingan rohani yang berkesinambungan bagi warga binaan.
Firman Tuhan yang disampaikan diambil dari 1 Korintus 13:7 (TB):
“Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.”
Dalam khotbahnya, Sedra Tarigan menekankan bahwa kasih sejati adalah fondasi utama dalam menjalani kehidupan, terutama di tengah situasi sulit dan penuh keterbatasan. Kasih mengajar setiap orang untuk tetap percaya, berharap, dan bertahan, meskipun menghadapi tantangan yang berat.
Ia menjelaskan bahwa kasih bukan sekadar perasaan, melainkan sikap hati yang mau menerima, mengampuni, dan bertumbuh dalam setiap proses kehidupan. “Kasih yang berasal dari Tuhan memberi kekuatan untuk bertahan, menumbuhkan pengharapan, dan memampukan kita melihat masa depan dengan iman,” ungkapnya.
Suasana ibadah semakin khusyuk saat memasuki sesi Doa Syafaat yang dipimpin oleh Yohana Sitompul, S.Th. Doa dipanjatkan bagi warga binaan RPS Medan, keluarga mereka, para pendamping dan petugas, serta seluruh pelayan agar senantiasa diberi kekuatan, kesabaran, dan pengharapan baru oleh Tuhan.
Kegiatan Bimroh ditutup dengan suasana tenang dan penuh refleksi. Melalui pelayanan ini, Kementerian Agama Kota Medan berharap warga binaan mampu membangun pribadi yang berlandaskan kasih, berintegritas, serta selaras dengan nilai-nilai Moderasi Beragama, sehingga siap menata kehidupan yang lebih baik di masa depan.

