Medan (Humas) Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Sunggal, Paidi, S.Ag, melaksanakan rekaman siaran dakwah Ramadan di RRI Pro 4 Medan, Jalan Gatot Subroto NO. 214 Medan, pada Kamis,(5/2/2026). Rekaman tersebut dipersiapkan untuk ditayangkan selama bulan suci Ramadan sebagai bagian dari syiar Islam melalui media penyiaran publik.
Kegiatan ini merupakan bentuk optimalisasi peran penyuluh agama dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman yang edukatif dan menyejukkan kepada masyarakat luas. Melalui siaran radio, dakwah diharapkan dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengikuti kajian secara langsung.
Dalam rekaman tersebut, Paidi, menyampaikan dua materi utama yang relevan dengan suasana Ramadan dan kehidupan keluarga muslim. Materi pertama mengangkat tema “Mendidik Anak dengan Keteladanan”, yang menekankan bahwa orang tua adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya, sehingga sikap, tutur kata, dan perilaku orang tua menjadi contoh utama yang akan ditiru oleh anak.
Disampaikan bahwa pendidikan karakter tidak cukup hanya dengan nasihat, melainkan harus diwujudkan melalui keteladanan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Ramadan menjadi momentum terbaik bagi orang tua untuk memperlihatkan contoh ibadah, kejujuran, kesabaran, dan kepedulian sosial kepada anak-anak dalam lingkungan keluarga.
“Ramadhan adalah madrasah Ruhani. Orang tua harus menjadi teladan bagi anak- anaknya dan setiap muslim dituntut untuk Istiqomah menjaga nilai- nilai Ramadhan agar tercermin dalam kehidupan sehari- hari”, ujar Paidi dalam rekaman siaran tersebut
Materi kedua membahas tentang “Istiqomah Pasca Ramadan”, yaitu pentingnya menjaga semangat ibadah dan akhlak mulia setelah bulan Ramadan berakhir. Paidi menegaskan bahwa keberhasilan Ramadan bukan hanya diukur dari kesungguhan ibadah selama sebulan penuh, tetapi juga dari konsistensi amal saleh setelahnya.
Melalui siaran ini, diharapkan pendengar dapat memahami bahwa Ramadan adalah sarana pembinaan diri yang berkelanjutan, bukan sekadar rutinitas tahunan. Nilai-nilai yang ditanamkan selama Ramadan semestinya menjadi kebiasaan hidup seorang muslim sepanjang tahun.
Dakwah Ramadan melalui RRI Pro 4 Medan menjadi sarana strategis bagi KUA Medan Sunggal dalam menyebarkan pesan keislaman yang mendidik dan membangun. Dengan materi mendidik anak melalui keteladanan serta pentingnya istiqomah pasca Ramadan, siaran ini diharapkan mampu memberikan pencerahan, motivasi, dan penguatan spiritual bagi masyarakat, sehingga nilai-nilai Ramadan terus hidup dan diamalkan sepanjang waktu.(Paidi).

