Dirjen Bimas Buddha Kemenag RI Berikan Pembinaan Keluarga Hita Sukkhaya kepada Umat Buddha Tamil di Kota Medan

Medan (Humas) — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia, Drs. Supriyadi, M.Pd. melaksanakan kegiatan Pembinaan Keluarga Hita Sukkhaya kepada umat Buddha Tamil di Vihara Adi Dharma Shanti, Kota Medan, Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 50 orang peserta umat Buddha Tamil se-Kota Medan yang merupakan perwakilan dari sejumlah vihara dan cetiya Tamil, yaitu Vihara Adi Dharma Shanti, Vihara Asoka, Vihara Loka Shanti, Vihara Bodhi Gaya, Vihara Maha Manggala, Cetiya Kapilavastu, serta Cetiya Anathapindika.

Dalam sambutannya, Dirjen Bimas Buddha menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai keluarga sejahtera dan bahagia melalui implementasi ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk pribadi yang berkarakter luhur, penuh cinta kasih, serta mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.

“Keluarga Hita Sukkhaya adalah keluarga yang dibangun di atas nilai kebijaksanaan, moralitas, dan kasih sayang. Melalui pembinaan ini, kami berharap umat Buddha dapat semakin memahami peran penting keluarga dalam menciptakan kehidupan yang damai dan sejahtera,” ungkapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt Penyelenggara Buddha Kota Medan, Penyuluh Agama Buddha Kota Medan, serta staf Penyelenggara Buddha Kota Medan yang secara aktif mendampingi jalannya pembinaan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung penguatan kehidupan beragama umat Buddha di Kota Medan.

Adapun kegiatan pembinaan ini difasilitasi oleh Pembimas Buddha Kementerian Agama RI Kantor Wilayah Provinsi Sumatera Utara, Sukasdi, S.E., M.A. sebagai bagian dari program pembinaan umat secara berkelanjutan di wilayah Sumatera Utara.

Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pemaparan materi, sesi tanya jawab, hingga diskusi interaktif mengenai tantangan kehidupan keluarga di era modern. Di akhir kegiatan, Dirjen Bimas Buddha juga memaparkan materi panduan pembinaan keluarga sebagai bekal bagi umat dalam menguatkan peran keluarga masing-masing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai Hita Sukkhaya dapat semakin tertanam dalam kehidupan umat Buddha Tamil di Kota Medan, sehingga mampu mewujudkan keluarga yang harmonis, religius, serta berkontribusi dalam menjaga kerukunan umat beragama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *