Doa dan Tradisi Upah-upah: Simbol Harapan untuk Suksesnya Peserta OMI Nasional di Banten

Medan (Humas) – Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti acara doa bersama dan upah-upah pemberangkatan peserta Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Keluarga Besar MTsN 2 Medan, Selasa (4/11). Acara ini digelar sebagai bentuk dukungan moral dan spiritual bagi Arka Maesa Aristia, siswa kebanggaan MTsN 2 Medan yang akan mewakili madrasah dalam ajang bergengsi OMI Nasional di Banten pada tanggal 10–14 November 2025.

Kegiatan yang berlangsung di ruang  Kepala Madrasah ini dihadiri oleh Bunda Kepala MTsN 2 Medan, para guru pembimbing, pengurus Komite MTsN 2 Medan, serta orang tua Arka. Dalam suasana penuh kebersamaan, seluruh keluarga besar madrasah memanjatkan doa agar Arka diberikan kesehatan, kelancaran, dan kesuksesan selama mengikuti perlombaan di tingkat nasional.

Kepala MTsN 2 Medan dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan harapan besar kepada Arka.

“Ananda Arka bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama baik madrasah dan Kota Medan. Kami yakin dengan kerja keras, bimbingan guru, dan doa dari semua pihak, insya Allah Arka akan memberikan hasil terbaik,” ujarnya dengan penuh semangat.

Acara dilanjutkan dengan prosesi upah-upah, tradisi khas masyarakat Sumatera Utara sebagai simbol doa dan restu untuk keselamatan serta keberhasilan seseorang yang akan berangkat menunaikan tugas mulia.

Dengan wajah penuh haru, orang tua Arka, Heni Ariesta menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak madrasah.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bunda Kepala, para guru pembimbing, Komite, dan semua yang telah membimbing Arka sampai ke tingkat nasional. Kami merasa sangat terharu melihat perhatian dan dukungan yang begitu besar dari keluarga besar MTsN 2 Medan. Mohon doa dari semuanya agar Arka diberi kesehatan, kelancaran, dan hasil terbaik selama mengikuti lomba,” ujar Heni dengan mata berkaca-kaca.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pengawas Komite MTsN 2 Medan, Supardi, S.Pd dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran sinergi seluruh elemen madrasah dalam membangun generasi unggul.

“Kami melihat bahwa prestasi Arka bukan hasil instan, tetapi buah dari pembinaan berkelanjutan dan kolaborasi yang baik antara guru, orang tua, dan siswa. Dewan Pengawas memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Madrasah dan seluruh pembimbing. Kepada Arka, kami berpesan, bawa semangat madrasah, tunjukkan karakter siswa madrasah yang berakhlak mulia dan berprestasi,” ujar Supardi dengan penuh kebanggaan.

Sementara itu, Ketua Komite MTsN 2 Medan, Tengku Saladin DSP, S.Ag,MA menyampaikan apresiasinya atas kerja keras semua pihak dalam membina potensi siswa.

“Komite merasa bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan prestasi ini. Kami melihat bagaimana madrasah, guru, dan orang tua bekerja sama membentuk lingkungan yang mendukung prestasi anak-anak. Semoga Arka menjadi contoh bagi teman-temannya dan membawa pulang hasil terbaik. Kami dari Komite siap terus mendukung kegiatan pembinaan prestasi di MTsN 2 Medan,” ujarnya.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Naharman, S.Ag, serta pemberian cenderamata dan pesan motivasi dari pihak komite kepada Arka. Momen ini menjadi wujud nyata sinergi antara madrasah, komite, guru, dan orang tua dalam mendukung prestasi peserta didik menuju tingkat nasional. (SZ/FS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *