Empat Siswa MIN 7 Medan Raih Prestasi di Kejuaraan Karate BKC Sumut 2026

Medan (Humas) – Empat peserta didik Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 7 Kota Medan berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Karate Bandung Karate Club (BKC) Sirkuit I Sumatera Utara Tahun 2026. Kejuaraan karate tingkat provinsi tersebut diselenggarakan oleh Pengprov BKC Sumut pada 25 Januari 2026 bertempat di YP SMP–SMK Bina Satria.

Prestasi diraih oleh Alya Shauni yang berhasil meraih Juara II kategori Pemula Kumite Perorangan -45 Kg. Sementara itu, Asy Syifa Shakila meraih Juara III kategori Pra Pemula Kumite Perorangan -30 Kg Putri. Rasya Rasyidan Hardi juga menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Juara III kategori Pra Pemula Kata Perorangan Putra serta Juara III kategori Pra Pemula Kumite Perorangan -35 Kg Putra. Selain itu, Zakir Ilmi berhasil meraih Juara I kategori Usia Dini Kumite Perorangan +30 Kg Putra.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa peserta didik MIN 7 Kota Medan mampu bersaing dan berprestasi tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga di bidang nonakademik, khususnya olahraga karate, hingga tingkat provinsi.

Kepala Madrasah MIN 7 Kota Medan, Safnita Fahmi Ahkam, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para peserta didik yang telah mengharumkan nama madrasah.

“Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi peserta didik MIN 7 Kota Medan yang telah meraih prestasi dan mengharumkan nama madrasah. Teruslah mengukir prestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik. Saya akan selalu mendukung siswa-siswi yang ingin mengikuti kegiatan positif. Tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada para pelatih yang telah mendedikasikan ilmu dan waktunya untuk melatih siswa-siswi MIN 7 Kota Medan. Semoga ke depannya dapat meraih prestasi yang lebih gemilang,” ujar Safnita.

Melalui prestasi ini, MIN 7 Kota Medan terus berkomitmen mendukung pengembangan potensi dan bakat peserta didik. Gapailah cita-citamu setinggi-tingginya, tiada kata menyerah sebelum berjuang, karena ilmu itu mahal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *