Gaungkan Nilai Kebersamaan, PAI Marelan Mengudara di Radio Nasional

Medan (Humas) – Dalam rangka memperluas syiar Islam dan menjangkau masyarakat secara lebih luas, tim Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Medan Marelan sukses menggelar Tausiah interaktif melalui siaran Radio Republik Indonesia (RRI) Medan pada Kamis (20/11). Kegiatan ini menjadi sarana dakwah yang efektif dalam menyampaikan pesan moral dan spiritual kepada masyarakat lintas kalangan.

Kegiatan dakwah di ruang publik ini dipimpin langsung oleh Koordinator Penyuluh Agama, Nunung Ismayanti, M.Ag, bersama empat Penyuluh Agama Fungsional (PAF) lainnya, yaitu Muhammad Rusli Nst, Husen Ali, Imam Ilham, dan Ahmadi. Seluruh tim hadir untuk memberikan pencerahan keagamaan dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat.

Dengan mengusung tema “Memperkuat Ketahanan Keluarga di Era Digital” dan “Indahnya Kebersamaan dalam Perbedaan”. Nunung Ismayanti dalam paparannya menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di tengah keberagaman kota Medan. Ia menegaskan bahwa radio masih menjadi sarana dakwah yang relevan di tengah derasnya arus digitalisasi.

“Media radio adalah sarana yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan moral dan keagamaan kepada masyarakat yang mungkin tidak sempat hadir di majelis taklim,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penyampaian materi, tetapi sebuah upaya untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan yang dapat terus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menambahkan harapannya terhadap dampak jangka panjang kegiatan ini.

“Kami berharap tausiah ini dapat memberikan pencerahan, memperkuat iman, dan meningkatkan semangat gotong royong di tengah masyarakat Medan Marelan dan sekitarnya,” tambahnya.

Sementara itu, Muhammad Rusli Nst dan Husen Ali menyampaikan pandangan mengenai implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, termasuk pentingnya integritas dan kejujuran dalam berinteraksi sosial. Mereka menekankan bahwa penguatan akhlak menjadi dasar terciptanya masyarakat yang harmonis.

“Nilai kejujuran dan amanah harus menjadi karakter setiap muslim agar tercipta keharmonisan dalam interaksi sosial,” ujar Muhammad Rusli Nst.

Sesi ini juga diisi dengan interaksi tanya jawab yang disambut antusias oleh para pendengar. Antusiasme ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap materi keagamaan yang dikemas secara ringan, aktual, dan mudah dipahami.

Menurut Imam Ilham dan Ahmadi, kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja PAI Medan Marelan untuk memastikan bimbingan keagamaan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, termasuk melalui platform digital dan media massa. Ahmadi menegaskan komitmen timnya dalam memperluas akses dakwah.

“Kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai keagamaan bisa dijangkau siapa saja, baik melalui pertemuan langsung maupun media seperti radio ini,” ungkapnya.

Kegiatan Tausiah di RRI ini berjalan lancar dan sukses menarik perhatian pendengar, menandai komitmen para Penyuluh Agama Medan Marelan untuk terus menjadi garda terdepan dalam pembinaan mental dan spiritual umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *