Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) di Majelis Taklim Jannatul Alim Al-Muttaqin, Rabu (12/11). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan rutin majelis taklim binaan penyuluh agama KUA Medan Denai dalam upaya meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Muttaqin, Jalan Rawa Cangkok III, dipandu oleh Nuraini selaku pembawa acara sekaligus protokol. Suasana berlangsung hangat dan penuh antusiasme dari jamaah. Majelis ini disambut dengan baik oleh tuan rumah, Ika Nanda, yang turut berperan aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Khoiruz Zaman didampingi Syaiful Akhyar menyampaikan tausiah dengan mengulas kitab Nidā’ ar-Raḥmān li Ahlil Īmān yang membahas Tafsir Surah Āli ‘Imrān ayat 102. Dalam ceramahnya, Khoiruz Zaman mengingatkan jamaah tentang pentingnya menjaga keimanan hingga akhir hayat.
“Ketakwaan sejati bukan hanya diucapkan, tapi harus dijaga dalam setiap perbuatan. Seorang mukmin hendaknya berupaya agar akhir hidupnya dalam keadaan husnul khatimah, yaitu meninggal dalam keimanan dan Islam,” ujarnya.
Sementara itu, Syaiful Akhyar menambahkan penjelasan yang memperkuat pesan sebelumnya. Ia mengajak para jamaah untuk tidak hanya memahami makna takwa secara teori, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari melalui amal dan perbuatan nyata.
“Kita semua harus terus berusaha memperbaiki diri, memperbanyak amal, dan menjauhi perbuatan yang merugikan. Insya Allah, siapa yang istiqamah dalam ketaatan akan dimudahkan jalannya menuju ridha Allah,” tuturnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan interaksi bersama jamaah. Peserta terlihat antusias menyimak dan berdiskusi seputar materi yang disampaikan. Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi dokumentasi, menandai berakhirnya kegiatan yang berlangsung penuh kekhidmatan dan semangat kebersamaan.
Melalui kegiatan Bimluh ini, KUA Medan Denai berharap majelis taklim dapat terus menjadi wadah pembinaan umat yang produktif, memperkuat ukhuwah islamiyah, serta menumbuhkan semangat menuntut ilmu agama di tengah masyarakat.

