Medan (Humas) Guru Agama Katolik Kota Medan menggelar Syukuran Tahun Baru dan BONA TAON 2026 pada Sabtu, 24 Januari 2026, pukul 14.00–17.00 WIB, bertempat di kediaman Ibu Rubina Samosir, Jalan Surya, Kecamatan Medan Tembung. Kegiatan ini diikuti sekitar 30 Guru Pendidikan Agama Katolik tingkat SD dan SMP yang berasal dari berbagai latar belakang, baik ASN (PNS/PPPK), maupun guru yayasan swasta, sebagai ungkapan syukur menyongsong tahun pelayanan 2026.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh dua Kelompok Kerja Guru (KKG) di bawah binaan Pengawas Pendidikan Agama Katolik Kota Medan, Sumadi Ginting, S.Ag. dan Dr. Dewi Sartika Simbolon, M.Pd. Dalam sambutannya, Sumadi Ginting menekankan pentingnya mengawali tahun dengan refleksi rohani dan kebersamaan. “Melalui BONA TAON ini, para guru diajak menguatkan kembali spiritualitas dan menjalin komunikasi yang saling meneguhkan dalam pelayanan,” ujarnya.
Acara utama diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pastor Benno Ola Tage, Ketua KOMSOS Keuskupan Agung Medan. Dalam homilinya, Pastor Benno mengajak para guru meneladani persahabatan sejati yang setia dan tanpa pamrih, sebagaimana diteladankan dalam Kitab Suci. “Guru Agama Katolik dipanggil untuk tetap setia pada panggilan pelayanan, meskipun sering menghadapi tantangan dan kesalahpahaman,” tegasnya.
Sementara itu, Pengawas Pendidikan Agama Katolik tingkat menengah, Dewi Sartika Simbolon, menegaskan bahwa kegiatan BONA TAON memiliki makna penting sebagai awal yang baru. “BONA TAON adalah simbol permulaan penuh harapan yang dimulai dengan doa dan berkat Tuhan, sehingga layak dipertahankan sebagai tradisi tahunan,” ungkapnya.
Mewakili para guru, Rubina Samosir menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kami merasa dikuatkan, dipersatukan, dan semakin termotivasi untuk melanjutkan pelayanan pendidikan iman di tahun 2026,” ujarnya. Kegiatan ditutup dengan kebersamaan melalui penampilan lagu, ramah tamah, dan makan bersama dalam suasana penuh sukacita.

