Medan (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA, menghadiri peringatan malam Nuzulul Qur’an yang digelar Pemerintah Kota Medan di Taman Sri Deli, kawasan Ramadan Fair Kota Medan ke-XX, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan tausiyah agama. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Wakil Ketua MUI Sumut KH Zulfikar Hajar, unsur Forkopimda, tokoh agama, alim ulama, serta masyarakat dari berbagai kalangan.
Kehadiran masyarakat yang memadati kawasan Ramadan Fair semakin menambah semarak suasana religius dalam memperingati malam turunnya Al-Qur’an.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, H. Impun Siregar mengatakan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat hubungan dengan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan malam Nuzulul Qur’an yang digelar Pemerintah Kota Medan di kawasan Ramadan Fair Kota Medan.
“Peringatan Nuzulul Qur’an ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi momentum bagi kita semua untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Impun Siregar.
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kota Medan yang secara konsisten menghadirkan kegiatan keagamaan dalam rangkaian Ramadan Fair sehingga masyarakat memiliki ruang untuk memperkuat spiritualitas selama bulan suci. Menurutnya, kegiatan-kegiatan religius seperti ini sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Medan yang terus menghadirkan kegiatan keagamaan seperti ini. Semoga melalui peringatan Nuzulul Qur’an, masyarakat Kota Medan semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang lebih baik dan penuh keberkahan,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Wali Kota Medan Rico Waas mengajak masyarakat menjadikan momentum peringatan Nuzulul Qur’an sebagai penguat keimanan dengan memperbanyak membaca, memahami, serta mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa istimewa yang menjadi pedoman bagi umat manusia dalam mencari ilmu dan memahami kehidupan.
“Di pertengahan bulan Ramadan ini kita memperingati malam Nuzulul Qur’an, hari yang sangat spesial dan penuh kebahagiaan bagi umat Islam,” kata Rico Waas.
Dalam tausiyahnya, Ustad Muhammad Hafiz Salim mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam beribadah, bermuamalah, dan bersikap kepada sesama. Ia juga menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.
“Jika kita mencintai dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, maka hati akan menjadi lebih tenang dan kehidupan kita akan lebih terarah,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan masyarakat dapat semakin meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

