Medan (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA, memberikan arahan dalam kegiatan Pelibatan Masyarakat dalam Bimbingan Keluarga Sakinah Maslahah yang diselenggarakan oleh tiga Kantor Urusan Agama (KUA), yaitu KUA Kecamatan Medan Timur, KUA Kecamatan Medan Perjuangan, dan KUA Kecamatan Medan Tembung, Rabu (29/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memperkuat ketahanan keluarga, menekan angka perceraian, dan membangun masyarakat yang berlandaskan nilai keagamaan serta kemaslahatan.

Dalam arahannya H. Impun Siregar menegaskan pentingnya keluarga sebagai pondasi utama kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Ia mengingatkan bahwa banyak persoalan sosial bermula dari lemahnya komunikasi dan nilai keagamaan dalam rumah tangga.
“Pondasi dalam rumah tangga itu harus kuat. Jangan mudah mengucapkan kata talak kepada pasangan. Kami dari Kementerian Agama turun langsung ke kecamatan-kecamatan agar masyarakat semakin memahami nilai-nilai keluarga sakinah dan jauh dari berbagai permasalahan rumah tangga,” ujarnya.
Beliau juga menyoroti meningkatnya angka perceraian di Kota Medan, yang menurut data Pengadilan Agama pada tahun 2024 mencapai lebih dari 3.400 kasus. Hal ini menjadi perhatian serius bagi Kemenag Kota Medan untuk terus memperluas program Bimbingan Keluarga Sakinah Maslahah di seluruh wilayah.
“Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak-anak kita. Jika keluarga kuat, maka bangsa akan kuat. Melalui bimbingan seperti ini, kita berharap muncul keluarga yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan, saling menghargai, serta mampu menghadapi tantangan zaman dengan baik,” tambah Impun Siregar.

Selain itu, beliau menekankan pentingnya peran tokoh agama, tokoh masyarakat, dan penyuluh dalam memperkuat gerakan keluarga maslahat di lingkungan masing-masing.
“Kemenag terus berupaya menghadirkan program pembinaan keluarga yang menyentuh langsung ke masyarakat. Sinergi antara KUA, pemerintah dan tokoh masyarakat sangat diperlukan agar gerakan keluarga maslahat ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” tutur Kakan Kemenag

Melalui rangkaian kegiatan di tiga kecamatan ini, Kemenag Kota Medan berharap gerakan keluarga maslahat dapat menjadi budaya bersama dalam kehidupan masyarakat.
“Mari bersama-sama kita jadikan keluarga sebagai benteng pertama dari berbagai pengaruh negatif. Dengan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, insya Allah masyarakat Kota Medan akan menjadi lebih baik,” pungkas Impun Siregar.
Kegiatan berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari masyarakat. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi bimbingan, diskusi, serta berbagi pengalaman dalam membangun keluarga harmonis, sehat, dan berlandaskan nilai keagamaan.

