Isi Pergantian Waktu dengan Ibadah, PAI Medan Marelan dan Belawan Gelar Bimluh di Marelan

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Medan Marelan, Puligong Siregar, S.Ag., bersama Penyuluh Agama Islam Medan Belawan, Lela Hamidah, S.Ag., melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) berupa Sholat Isya berjamaah, zikir, dan tausiyah di Majelis Taklim Al-Jamiyatul Khoiriyah, Pasar I Tengah Marelan, pada Rabu malam, 31 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Ketua Majelis Taklim Al-Jamiyatul Khoiriyah, Hj. Mariati.

Pelaksanaan Bimluh dimulai dengan Sholat Isya berjamaah dan dilanjutkan dengan zikir serta tausiyah hingga pukul 23.30 WIB. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh kekhusyukan, diikuti oleh jamaah majelis taklim yang antusias mengikuti rangkaian ibadah dan pembinaan keagamaan.

Dalam sambutannya, Ketua Majelis Taklim Al-Jamiyatul Khoiriyah, Mariati, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran para penyuluh agama yang telah meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan kepada jamaah. Ia berharap pembinaan keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. “Kami sangat bersyukur atas pelaksanaan Bimluh ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan pencerahan serta motivasi bagi jamaah untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Materi tausiyah disampaikan oleh Lela Hamidah, S.Ag., dengan mengangkat tema “Perjalanan Waktu adalah Cermin Kehidupan”. Dalam penyampaiannya, ia mengajak jamaah untuk menjadikan pergantian waktu sebagai momentum muhasabah diri dan perbaikan kualitas iman serta amal. Ia mengutip pesan Ali bin Abi Thalib RA bahwa insan yang beruntung adalah mereka yang hari esoknya lebih baik dari hari ini, dan hari ini lebih baik dari hari kemarin.

“Waktu adalah amanah dari Allah SWT. Orang yang beruntung bukanlah yang tanpa kesalahan, tetapi yang selalu berikhtiar untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari,” jelas Lela. Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan waktu dengan memperbanyak ibadah, amal saleh, serta perbuatan yang membawa manfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Menurutnya, pengelolaan waktu yang baik akan menjadi bekal berharga dalam meraih kebahagiaan dan keselamatan, baik di kehidupan dunia maupun di akhirat.

Sementara itu, Puligong menambahkan bahwa kegiatan Bimluh yang dikemas melalui sholat berjamaah, zikir, dan tausiyah merupakan sarana yang efektif dalam memperkuat spiritualitas umat. Menurutnya, rangkaian ibadah tersebut tidak hanya meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. “Melalui kegiatan seperti ini, jamaah tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga merasakan kebersamaan dalam ibadah yang dapat memperkuat ukhuwah dan keimanan,” tuturnya.

Kegiatan Bimluh ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran jamaah akan pentingnya menghargai dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT serta menjadikan setiap hari sebagai momentum untuk terus memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada-Nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *