Medan (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA menjadi narasumber dalam podcast Orbit Media Online yang membahas tema “Kerukunan Umat Beragama di Kota Medan”. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (13/03/2026) di ruang podcast Orbit Media.
Dalam dialog tersebut, Kakan Kemenag Medan Impun Siregar menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama sebagai fondasi utama dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis di Kota Medan.
Ia menjelaskan bahwa Kota Medan dikenal sebagai daerah yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya. Kondisi tersebut menjadi kekuatan sekaligus tanggung jawab bersama untuk terus merawat toleransi dan saling menghormati antarumat beragama.
“Kerukunan umat beragama merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan kehidupan masyarakat. Di tengah keberagaman yang ada, sikap saling menghargai dan memahami perbedaan harus terus diperkuat,” ujar Impun Siregar.

Dalam kesempatan tersebut, H. Impun Siregar menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya penataan aktivitas penjualan daging non-halal sebagai bagian dari upaya menjaga keteraturan, kebersihan, serta kenyamanan lingkungan bagi masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa kebijakan penataan yang dilakukan pemerintah daerah perlu dipahami sebagai langkah untuk menciptakan tata kelola perdagangan yang lebih tertib dan teratur, tanpa mengabaikan hak masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi.
“Kebijakan penataan yang dilakukan pemerintah pada dasarnya bertujuan untuk menciptakan keteraturan dalam aktivitas perdagangan, menjaga kebersihan lingkungan, serta memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat,” ujar Impun Siregar dalam podcast tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat agar setiap kebijakan yang dikeluarkan dapat dipahami secara utuh serta tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Medan adalah kota yang majemuk. Karena itu, setiap kebijakan yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat harus disikapi dengan sikap saling menghormati serta mengedepankan dialog yang baik,” katanya.

Kakan juga menegaskan bahwa Kementerian Agama terus mendorong berbagai program yang bertujuan memperkuat moderasi beragama, meningkatkan dialog lintas agama, serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk.
“Kerukunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Dengan semangat toleransi, dialog, dan saling menghormati, kita dapat menjaga Kota Medan tetap damai dan harmonis,” tambahnya.
Melalui podcast tersebut, Impun Siregar berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan, sehingga keberagaman yang ada dapat menjadi kekuatan dalam membangun Kota Medan yang rukun dan sejahtera. Medan untuk semua, semua untuk Medan

