Medan (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kota Medan memberikan penghargaan kepada madrasah terbaik tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan inovasi dalam pengelolaan lembaga pendidikan Islam. Pengumuman pemenang dilakukan dalam kegiatan Optimalisasi Penyelesaian EMIS 4.0 dan Integrasi EDM/ERKAM Tahun 2025/2026 yang digelar di Aula Madinatul Hujjaj, Asrama Haji Medan, Rabu (12/11/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA para pejabat struktural dan fungsional, serta 580 peserta yang terdiri atas kepala madrasah dan operator EMIS dari seluruh jenjang RA, MI, MTs, dan MA, baik negeri maupun swasta.
Dalam sambutannya, H. Impun Siregar menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan hanya bentuk pengakuan atas capaian, tetapi juga sebagai motivasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Kota Medan.
“Madrasah memiliki peran penting dalam mencetak generasi beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Penghargaan ini menjadi wujud apresiasi atas dedikasi kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan dalam membangun madrasah yang unggul dan adaptif di era digital,” ujar Impun.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini dapat mendorong semangat kolaborasi di antara pengelola madrasah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Menurutnya, penguatan tata kelola data melalui sistem digital seperti EMIS, EDM, dan ERKAM merupakan bagian penting dari transformasi pendidikan yang akuntabel dan transparan.
“Madrasah harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pengelolaan lembaga semakin efektif, efisien, dan terukur,” tambahnya.
Penilaian madrasah terbaik dilakukan dengan mempertimbangkan empat aspek utama, yaitu kualitas, kuantitas, efisiensi, dan tanggung jawab. Proses seleksi dilakukan secara objektif dengan melibatkan tim pengawas madrasah dan pejabat fungsional yang kompeten di bidang pendidikan madrasah.
Adapun madrasah terbaik di setiap jenjang, yaitu RA An-Nur (Kec. Medan Labuhan) sebagai juara pertama tingkat RA, MIS Al-Ikhlasiah (Kec. Medan Sunggal) sebagai juara pertama tingkat MI, MTsS Nur Hasanah (Kec. Medan Amplas) sebagai juara pertama tingkat MTs, dan MAS Ta’dib Al-Muallimin Al-Islamy (Kec. Medan Johor) sebagai juara pertama tingkat MA.
Kasi Pendidikan Madrasah H. Yose Rizal, S.Ag, MA dalam keterangannya menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana refleksi dan pembinaan bagi seluruh madrasah untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan Islam.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, tetapi bentuk dorongan agar madrasah terus berinovasi, menjaga akurasi data, dan memperkuat tata kelola kelembagaan yang efektif,” tutur Yose.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kekeluargaan. Suasana aula semakin meriah ketika nama-nama madrasah terbaik diumumkan. Para peserta memberikan tepuk tangan dan ucapan selamat kepada madrasah peraih penghargaan.
Momentum ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh madrasah di Kota Medan untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan mutu pembelajaran, serta membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan inovatif demi mewujudkan pendidikan Islam yang unggul dan berdaya saing.

