Medan (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA menghadiri dan memberikan dukungan penuh pada kegiatan Safari Jumat Pemerintah Kota Medan yang digelar di Masjid Nurul Hidayah, Jalan Kawat, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Jumat (26/9/2025).
Safari Jumat ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, beserta rombongan perangkat daerah. Kehadiran orang nomor satu di Kota Medan ini disambut hangat oleh pengurus Badan Kesejahteraan Masjid (BKM), alim ulama, tokoh masyarakat, serta jamaah setempat.
Dalam sambutannya usai Salat Jumat, Wali Kota Medan mengajak seluruh jamaah untuk selalu bersyukur sekaligus menegaskan pentingnya peran masjid dalam kehidupan umat. Ia menyampaikan bahwa jabatan atau kedudukan tidak akan berarti jika tidak dimanfaatkan untuk kepentingan umat, khususnya dalam memakmurkan masjid.

“Jika ada masalah di wilayah bapak-bapak sekalian, sampaikan ke camat atau lurah. Bila tidak ditanggapi, sampaikan langsung kepada saya. Pintu kami selalu terbuka,” tegasnya.
Rico Waas juga mengingatkan pentingnya kebersamaan dalam menjaga lingkungan dari bahaya narkoba, tawuran, dan persoalan remaja. Menurutnya, kebersamaan adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang bermanfaat.
Pada kesempatan tersebut, Pemko Medan menyerahkan bantuan berupa dana rehabilitasi masjid sebesar Rp50 juta, bantuan sosial Rp10 juta, 70 polybag bibit cabai, satu set tenis meja, serta rak dan buku bacaan untuk Masjid Nurul Hidayah.
Ketua BKM Nurul Hidayah, Mulyono, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian Pemko Medan. Ia juga mendoakan agar Wali Kota Medan beserta keluarga senantiasa dalam lindungan Allah SWT dan sukses memimpin Kota Medan.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Medan H. Impun Siregar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Safari Jumat Pemko Medan. Ia menilai program ini sangat baik untuk memperkuat silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat serta memakmurkan masjid.
“Safari Jumat ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masjid dan jamaahnya. Kementerian Agama Kota Medan siap bersinergi dengan Pemko Medan dalam menjaga keberlangsungan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan umat,” ujarnya.

